Sidak Kapolda dalam rangka menekan angka kasus Covid-19 di wilayah DKI Jakarta. Sidak dilakukan di tempat yang memiliki jumlah konfirmasi virus corona tertinggi dibanding wilayah lain. Dalam kesempatan sidak itu, Kapolda menekankan tiga programnya.
“Ada tiga aspek yang saya lihat, bagaimana penanganan Kampung Tangguh, pelaksanaan swab antigen gratis bagi masyarakat yang kurang mampu dan gerakan Jakarta bermasker itu dilaksanakan oleh Polsek jajaran serentak,” ungkap Irjen Pol. Fadil di Polsek Pancoran, Jakarta Selatan.
Kapolda Metro Jaya lantas membeberkan tiga program yang bertujuan untuk menekan angka virus corona tersebut. Pertama, berkaitan dengan program Kampung Tangguh, Polda Metro Jaya akan memberikan intervensi khusus agar program itu berjalan lancar.
Program selanjutnya yaitu Jakarta Bermasker. Kapolda menyebut pihaknya bersama Kodam Jaya akan membagikan minimal 100 ribu masker secara cuma-cuma alias gratis.
“Jakarta Bermasker bersama TNI-Polri, target per hari minimal kita bagikan 100 ribu masker melalui seluruh Polsek,” ungkap Irjen Pol. Fadil.
Mantan Kapolda Jatim itu menyebut program Jakarta Bermasker merupakan arahan dari Kapolri Jenderal Pol. Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Tujuannya agar masyarakat lebih tertib menggunakan masker.
“Mudah-mudahan upaya ini sudah sesuai arahan Bapak Kapolri, kemarin sudah dilaksanakan bersama Bapak Panglima TNI untuk serentak kita laksanakan bersama-sama,” jelas Irjen Pol. Fadil.
Program terakhir adalah pengecekan virus corona secara cuma-cuma. Rapid test atau swab antigen gratis ini bakal digelar di seluruh polsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengecekan virus corona gratis ini akan berlangsung pada Senin dan Kamis, pukul 09.00-12.00 WIB di seluruh polsek di jajaran Polda Metro Jaya dengan kuota per hari 100 orang. Fasilitas ini ditujukan untuk masyarakat yang kurang mampu. .