Kepala BNPT: Tren Toleransi di Masyarakat Naik di 2023

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI Komjen Pol. Rycko Amelza Dahniel menyebut
bahwa tren toleransi di tengah masyarakat Indonesia mengalami peningkatan
berdasarkan kajian pada 2023.

“Berdasarkan data Setara Institute pada 2016 dan 2023,
tren toleransi alami peningkatan dari 61,6 persen menjadi 70,2 persen,”
ujar Komjen Pol. Rycko dalam keterangan tertulis, Rabu .

Komjen Pol. Rycko menjelaskan bahwa peningkatan angka
toleransi itu disebabkan karena adanya penurunan jumlah kelompok intoleran
pasif, yakni sekitar 13 persen pada tahun ini.

“Angka ini (toleransi) membesar disumbang oleh menyusutnya
kelompok intoleran pasif dari sebelumnya berada pada angka 35,7 persen menjadi
22,4 persen di 2023,” kata Kepala BNPT.

 

Meskipun demikian, Komjen Pol. Rycko mengingatkan masyarakat
untuk tetap waspada terhadap perubahan-perubahan strategi penyusupan ideologi
kekerasan.

Sebab, kelompok penganut ideologi kekerasan telah mengubah
strateginya dalam mempengaruhi masyarakat, khususnya generasi muda yang rentan
di tengah derasnya arus informasi.

“Mereka melakukan pola perubahan serangan dari hard (keras)
menjadi soft approach (pendekatan lunak), dari strategi bullet atau peluru
menjadi ballot strategy atau strategi suara. Ini harus kita waspadai
bersama,” imbuh Komjen Pol. Rycko.

Ia pun berpesan agar generasi muda terus mempertahankan
sikap toleransi, nasionalisme, dan keberagaman. Menurutnya, hal itu berguna
untuk membangun kehidupan sosial yang aman, damai, dan harmoni.