“Kasus kematian pada 1-10 Desember sebanyak 2 kasus, sedangkan kasus kematian pada 11-13 Desember sebanyak 0 kasus,” jelas Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama dikutip dari Antara, Kamis (14/12/23).
Ia mengatakan, hingga kemarin, 44 pasien dalam perawatan di rumah sakit karena COVID-19, 32 kasus bergejala sedang di ruang isolasi rumah sakit, dan 12 kasus di ICU. Sementara, jumlah keterpakaian tempat tidur di rumah sakit masih stabil di bawah 5% dan belum ada kenaikan.
“Dinkes DKI Jakarta mengingatkan masyarakat Jakarta yang merasakan gejala COVID-19 seperti demam disertai nyeri tenggorokan, batuk, pilek, gangguan indera penciuman, atau gejala lainnya untuk langsung periksa ke Puskesmas atau rumah sakit,” ungkapnya.
