Sebelumnya, informasi yang didapatkan bahwa S ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada 13 November 2020 lalu.
Kiswanto (55) yang merupakan salah satu tetangga S menuturkan, pria yang tinggal di depan rumahnya itu sudah sekitar tiga bulan tidak berada di rumah. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir, rumah S terlihat lebih tertutup dari biasanya.
“Dia sudah lama tidak kelihatan di rumah. Terakhir saya ketemu saat menikahkan anaknya, sekitar 3 bulan lalu. Sekarang rumahnya dipasangi kerai, jendelanya tertutup terus,” jelasnya.
Kiswanto tidak mengetahui pekerjaan S. Namun berdasarkan kabar yang didapat, S memiliki pabrik roti di Kalimantan. Sedangkan saat di rumah, S diketahui sering mengajar mengaji.
“Saya tidak tahu pastinya pekerjaannya apa. Tapi katanya punya pabrik roti di Kalimantan,” ucapnya.
Selain itu, ketua takmir masjid setempat, Rusito (55) membenarkan bahwa S biasanya mengajar mengaji di Masjid Al-Ikhlas. Namun S lebih aktif beraktivitas di masjid lain.
“Di Masjid Al-Ikhlas beliau mengajar ngaji juga, tapi jarang, seringnya di masjid-masjid sekitar sini atau di luar juga. Tapi kalau Ramadhan memang seringnya di sini, iktikaf di sini,” katanya.
(fn//
