Bid TIK Polda Kepri Bid TIK Polda Kepri
– Jakarta. Generasi muda lintas
agama diajak BNN RI untuk memerangi penyalahgunaan narkotika dengan menanamkan
pemahaman berbagai modus peredaran dan penyelundupan barang haram tersebut.
“Saya ingin menyampaikan pesan kepada generasi muda
bahwa tugas kami adalah menyelamatkan mereka dan yang paling penting adalah
kita melihat semangat dari generasi muda ini yang bersama-sama tentunya untuk meminimalisasi
peredaran narkotika di negara yang kita cintai ini,” jelas Kepala BNN
Komjen. Pol. Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M., dilansir dari laman
antaranews, Minggu .
Komjen. Pol. Petrus Reinhard Golose menjelaskan bahwa bahwa
narkotika merupakan salah satu kejahatan lintas negara dan selalu masuk dalam
agenda pembahasan antarnegara. Narkotika yang berada di Indonesia misalnya.
Selama ini didominasi oleh jaringan narkoba transnasional di kawasan Thailand,
anmar, dan Laos yang dikenal sebagai Golden Triangle wilayah Asia Tenggara.
“Penyelundupan narkotika jenis metamfetamin ke Indonesia
banyak menggunakan modus operandi jalur laut. Oleh karena itu, BNN mengadakan
operasi laut secara rutin sebagai bentuk antisipasi. Tak hanya jalur laut, BNN
juga selalu mengadakan operasi rutin di jalur darat dan udara,” ungkap
Kepala BNN RI.
Selain itu, BNN juga menggandeng berbagai kalangan
masyarakat untuk menggencarkan gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan dialog pemuda lintas agama ini menjadi bagian dari strategi pendekatan
lunak BNN guna menjaring dukungan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“Poin yang sangat penting adalah nilai Ketuhanan, kita
semua mengakui bahwa kita mempunyai Tuhan. Kita juga menyadari dengan
nilai-nilai persatuan, berada di tempat ini menghadapi musuh yang sama yaitu
narkotika,” tutup Kepala BNN RI
