Waspada El Nino, Presiden Jokowi Perintahkan Mentan Genjot Produksi Beras Nasional

waspada el nino presiden jokowi perintahkan mentan genjot produksi beras nasional 60796

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Presiden Joko Widodo
memerintahkan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk menggenjot
produksi beras guna menjaga stok beras nasional jelang fenomena El Nino yang
diperkirakan terjadi pada kuartal III-2023.

“Yang jelas Pak Mentan diminta untuk menggenjot produksi.
Jadi mumpung masih ada hujan, kemudian boleh tanam, sehingga 110 hari kemudian
kita masih punya beras,” ujar Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief
Prasetyo Adi usai rapat yang dipimpin Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan
Jakarta, Selasa .

Presiden Jokowi, kata Arief, juga memerintahkan Dirut Perum
Bulog Budi Waseso untuk terus menyerap beras produksi petani. Pemerintah juga
sudah mengamankan pengadaan beras dari impor sebanyak dua juta ton untuk 2023,
namun baru terealisasi 500 ribu ton.

 

Adapun sepanjang Januari-Juli 2023, Bulog menyalurkan
cadangan beras, antara lain, sekitar 639 ribu ton untuk bantuan pangan kepada
21 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan 600 ribu ton lainnya untuk
melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan. Saat ini, cadangan beras
pemerintah di Bulog berkisar di 600 ribu ton.

Selain beras, kata Arief, Presiden Jokowi juga meminta Bulog
untuk menjaga ketersediaan bahan pangan lain yakni jagung dan kedelai.

Khusus jagung, Presiden Jokowi memberikan perhatian agar
Bulog dapat menjaga ketersediaan jagung agar stabilitas harga terjaga,
khususnya harga pakan ke peternakan sehingga stok dan harga komoditas pangan
lainnya, seperti telur, tidak terganggu.

“Kalau jagung lebih banyak untuk pakan, jadi food and
feed ya, jadi kalau pangan buat kita itu food,
kalau feed itu seperti jagung karena jagung ini akan berpengaruh
kepada harga ayam dan juga harga telur,” tutur Presiden Jokowi.