Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa anak-anak di lingkungan perkotaan yang berusia 6-12 tahun, lebih mungkin mengalami masalah pernapasan seperti batuk di malam hari dan kesulitan bernapas.
Kesenjangan ini menunjukkan bahwa mungkin terdapat diagnosis yang tidak memadai atau salah tafsir gejala di wilayah perkotaan, sehingga menyebabkan prevalensi asma yang sebenarnya lebih tinggi dibandingkan dengan angka diagnostik yang ditunjukkan.
Seperti dilansir dari Times of India, Kamis , ada sejumlah faktor spesifik perkotaan yang dapat meningkatkan risiko asma. Akibat lalu lintas, emisi industri, dan sumber materi partikulat lainnya, daerah perkotaan biasanya mempunyai tingkat polusi udara lebih tinggi.