Wapres Ma’ruf Amin Minta Pelajar Tak Jadi Makelar Pembangunan

wapres ma ruf amin minta pelajar tak jadi makelar pembangunan 58728

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Wakil Presiden Ma’ruf
Amin meminta agar kaum terdidik, khususnya generasi muda yang mengenyam
pendidikan tinggi, tidak menjadi makelar pembangunan.

“Generasi muda dan kaum terdidik menjadi generasi baru
yang mendorong semangat produktivitas dan nilai tambah ekonomi, bukannya
menjadi makelar pembangunan atau pelaku pemburu rente,” ujar Wapres Ma’ruf
Amin di Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Menurut Wapres Ma’ruf Amin, institusi pendidikan telah
diyakini menjadi jalan bagi sebuah negara untuk bisa tumbuh melesat.

“Pendidikan meningkatkan literasi. Literasi
meningkatkan kecakapan. Individu yang cakap memiliki kesempatan yang lebih
untuk mendapatkan pekerjaan sehingga tingkat pengangguran menurun. Dengan kata
lain, pendidikan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja
dan mobilitas sosial,” ungkap Wapres Ma’ruf Amin.

Apalagi dalam mewujudkan visi besar menjadi negara maju di
tengah gempuran tantangan dan krisis seperti yang terjadi sekarang, Indonesia
semakin membutuhkan ahli-ahli di berbagai bidang.

 

“Oleh sebab itu, salah satu prioritas negara saat ini
adalah memastikan terwujudnya sumber daya manusia Indonesia unggul. Pemerintah
ingin menciptakan ‘generasi produksi’ untuk menopang visi bangsa
produsen,” tambah Wapres Ma’ruf Amin.

Oleh karena itu, Wapres Ma’ruf Amin meminta seluruh pemangku
kepentingan agar dapat bekerja sama agar semakin banyak masyarakat Indonesia
yang bisa menempuh pendidikan tinggi dan menjadi generasi produksi.

“Salah satu pekerjaan rumah yang mesti kita selesaikan
adalah mengurangi kesenjangan kualitas sumber daya manusia. Oleh sebab itu,
kita perlu bahu-membahu untuk mewujudkan pembangunan yang merata di seluruh negeri,
utamanya di perdesaan,” jelas Wapres Ma’ruf Amin.

Terlebih karena kemajuan pembangunan saat ini tidak terlepas
dari transformasi digital yang telah mendisrupsi hampir seluruh bidang
kehidupan.

“Kemajuan teknologi dan transformasi digital memang menjadikan
masa depan semakin sulit diprediksi. Meskipun demikian, negara-negara di dunia
berpacu untuk meningkatkan penguasaan teknologi, dan terus memunculkan
talenta-talenta di bidang teknologi dan digital,” ungkap Wapres Ma’ruf
Amin.