Tugas Software Quality Engineer yang Perlu Kamu Pahami

temp image 4101

Bid TIK Kepri – Menjadi seorang Software Quality Engineer (SQE) bukanlah tugas yang mudah. Pekerjaan ini menggabungkan keterampilan teknis dan ketelitian yang tinggi untuk memastikan kualitas perangkat lunak yang dihasilkan oleh tim pengembang. Di dunia teknologi yang terus berkembang, permintaan terhadap SQE semakin meningkat. Peran SQE tidak hanya terbatas pada pengujian untuk menemukan bug, namun juga mencakup banyak tugas penting lainnya yang berfokus pada kualitas secara keseluruhan. Jadi, jika kamu tertarik untuk berkarir di bidang ini, kamu perlu memahami berbagai tugas yang menjadi tanggung jawab utama seorang SQE.

Kualitas perangkat lunak adalah hal yang sangat krusial, baik bagi pengguna maupun pengembang. Tanpa pengujian yang mendalam, perangkat lunak bisa menghadirkan masalah yang mengganggu pengalaman pengguna, bahkan berpotensi merusak reputasi perusahaan. Sebagai SQE, kamu akan berperan besar dalam memastikan bahwa aplikasi atau sistem yang dikembangkan dapat berfungsi dengan baik, bebas dari bug atau error yang dapat menghambat performa.

Jika kamu ingin mengembangkan karier di bidang teknologi dan memberikan dampak positif, kamu bisa bergabung dengan Bid TIK Kepri di program Sarjana Sistem Informasi (S1) dan mulai perjalanan menuju karier yang sukses di dunia teknologi. Dengan kurikulum yang dirancang sesuai kebutuhan industri, kamu akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengelolaan data, pengembangan sistem, dan teknologi digital. Dapatkan pengalaman belajar yang interaktif, dukungan dari dosen berpengalaman, serta peluang membangun jaringan profesional.

Tugas Software Quality Engineer

Sebelum membahas bagaimana cara belajar menjadi Software Quality Engineer, tingkatkan keahlian di bidang data dan perangkat lunak melalui Sertifikasi Data Engineer yang mengintegrasikan prinsip Software Quality Engineer. Program ini dirancang untuk membekali kamu dengan pemahaman mendalam mengenai integritas data serta standar kualitas tinggi yang sangat dibutuhkan di industri teknologi. Dapatkan pengalaman langsung, bimbingan dari para ahli, dan peluang untuk membuka karier yang lebih luas di era digital. Segera hubungi via WhatsApp  untuk informasi lebih lanjut.

Nah, untuk menjadi Software Quality Engineer ada beberapa hal yang harus kamu kuasai, diantaranya adalah:

1. Menyusun Rencana Pengujian

Salah satu tugas utama seorang SQE adalah menyusun rencana pengujian yang jelas dan terstruktur. Rencana pengujian ini mencakup berbagai elemen penting, seperti tujuan pengujian, ruang lingkup, serta jadwal pelaksanaan. Dengan adanya rencana yang matang, kamu bisa memastikan bahwa seluruh aspek perangkat lunak akan diuji dengan menyeluruh.

Rencana ini juga memberikan panduan bagi tim pengembang dan penguji lainnya mengenai apa yang perlu diuji, dan bagaimana pengujian itu harus dilakukan. Tanpa rencana yang baik, pengujian bisa menjadi kacau dan tidak efektif dalam menemukan masalah.

2. Mengidentifikasi dan Mengatasi Bug

Salah satu peran terbesar seorang SQE adalah menemukan dan melaporkan bug atau error dalam perangkat lunak. Ketika sebuah bug ditemukan, kamu harus mendokumentasikannya dengan jelas, termasuk langkah-langkah yang dilakukan untuk menemukannya dan dampak yang ditimbulkan. Setelah itu, kamu harus bekerja sama dengan pengembang untuk memastikan bug tersebut diperbaiki dengan tepat. Proses ini tidak hanya melibatkan pencarian bug, tetapi juga verifikasi bahwa perbaikan yang dilakukan benar-benar menyelesaikan masalah tanpa menyebabkan masalah baru. Ini adalah bagian penting dari pekerjaan SQE untuk menjaga kualitas perangkat lunak yang dihasilkan.

3. Melakukan Pengujian Otomatisasi

Di era digital saat ini, pengujian otomatisasi menjadi salah satu tugas utama bagi seorang SQE. Pengujian otomatisasi memungkinkan pengujian perangkat lunak dilakukan lebih cepat dan dengan akurasi yang lebih tinggi. Sebagai SQE, kamu perlu menguasai berbagai alat otomatisasi yang tersedia untuk menguji fungsionalitas perangkat lunak dengan cara yang lebih efisien. Pengujian otomatisasi juga membantu dalam melakukan pengujian berulang tanpa membutuhkan waktu dan tenaga yang besar. Dengan menguasai pengujian otomatisasi, kamu bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas pengujian secara keseluruhan.

Baca Juga: Prospek Karir Teknik Industri di Indonesia

4. Mengembangkan dan Mengelola Skrip Pengujian

Sebagai SQE, kamu perlu mengembangkan skrip pengujian untuk mengotomatiskan proses pengujian perangkat lunak. Skrip ini penting untuk menjalankan serangkaian tes secara berulang-ulang, terutama ketika ada pembaruan atau perubahan pada perangkat lunak.

Mengembangkan skrip pengujian membutuhkan pemahaman tentang bahasa pemrograman dan alat otomatisasi yang digunakan. Kamu juga harus memastikan skrip yang dikembangkan dapat diintegrasikan dengan baik dalam proses pengembangan perangkat lunak, serta dapat memberikan hasil yang akurat dan mudah dipahami. Keterampilan dalam mengelola skrip pengujian akan sangat membantumu dalam mempersiapkan perangkat lunak untuk tahap produksi.

5. Melakukan Pengujian Kinerja

Pengujian kinerja adalah bagian tak terpisahkan dari tugas seorang SQE. Pengujian ini bertujuan untuk menguji bagaimana perangkat lunak dapat menangani beban pengguna yang tinggi atau data yang banyak. Sebagai contoh, kamu akan menguji bagaimana aplikasi bekerja ketika banyak pengguna mengaksesnya secara bersamaan. Jika perangkat lunak tidak dapat menangani beban ini, bisa menyebabkan masalah kinerja yang mengganggu pengalaman pengguna. Oleh karena itu, pengujian kinerja adalah hal yang sangat penting untuk memastikan perangkat lunak dapat berfungsi dengan baik di berbagai kondisi dan skenario.

6. Memastikan Kepatuhan Terhadap Standar Kualitas

Sebagai SQE, kamu juga bertanggung jawab untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang diuji mematuhi standar kualitas yang berlaku di industri. Standar ini mencakup berbagai aspek, seperti keamanan, fungsionalitas, dan kepatuhan terhadap regulasi yang ada. Untuk itu, kamu perlu memiliki pengetahuan yang mendalam mengenai standar kualitas yang relevan, seperti ISO dan CMMI.

Dengan memastikan perangkat lunak mematuhi standar ini, kamu tidak hanya membantu perusahaan dalam menjaga kualitas produk, tetapi juga menghindari risiko hukum dan reputasi yang bisa muncul akibat kelalaian dalam hal kepatuhan.

7. Berkolaborasi dengan Tim Pengembang

Tidak dapat dipungkiri bahwa pekerjaan seorang SQE sangat bergantung pada kerja sama dengan tim pengembang. Komunikasi yang baik antara SQE dan pengembang sangat penting untuk menemukan solusi terbaik dalam menangani masalah yang ditemukan selama pengujian.

Sebagai SQE, kamu harus memberikan umpan balik yang jelas dan konstruktif kepada tim pengembang agar perbaikan bisa dilakukan dengan tepat. Kerja sama yang solid juga membantu mempercepat proses pengujian dan memastikan bahwa kualitas perangkat lunak tetap terjaga. Tanpa kolaborasi yang baik, bahkan perangkat lunak yang paling canggih sekalipun bisa mengalami masalah yang tidak terdeteksi.

Sebagai Software Quality Engineer, kamu memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas produk perangkat lunak yang dihasilkan. Penguasaan keterampilan teknis dan pemahaman tentang pengujian perangkat lunak adalah kunci untuk sukses dalam bidang ini. Jika kamu ingin meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri untuk peluang karier yang lebih besar, Bid TIK Kepri adalah tempat yang tepat untuk belajar.

Jika kamu sedang mencari peluang untuk menambah penghasilan tanpa harus mengorbankan waktu berharga, dan di sinilah Bid TIK Kepri hadir untuk mendukung langkahmu. Dengan bergabung sebagai reseller Bid TIK Kepri, kamu tidak hanya mendapatkan produk unggulan, tetapi juga dukungan penuh dan strategi pemasaran yang terbukti efektif untuk mengembangkan bisnismu secara perlahan namun pasti.