Terungkap, 217.7 Juta Data SIAK Dukcapil Dilelang di Dark Web

terungkap 217 7 juta data siak dukcapil dilelang di dark web 61142

Bid TIK Polda Kepri

– Jakarta. Fakta baru dugaan
kebocoran data Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terungkap.

Sebelumnya, sempat beredar kabar 337,2 juta data dari Ditjen
Dukcapil Kemendagri dijual di internet.

Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi mengatakan, tidak ada data
yang bocor dari Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat
Online, Senin .

Diketahui, SIAK adalah sistem digitalisasi yang digunakan
oleh Dukcapil, sehingga pelayanan di berbagai daerah dapat terkoneksi secara
daring

Namun sebuah akun Twitter @DailyDarkWeb pada, Selasa
memposting dugaan penjualan 217,7 juta data SIAK dari Ditjen Dukcapil
Kemendagri di situs gelap atau Dark Web dengan ukuran sebesar 131 GB.

“Diduga, data dari SIAK, yang dimiliki oleh Dukcapil
Kementerian Dalam Negeri. Aktor mengklaim sedang menjual 217.750.843
data,” tulis akun Twitter @DailyDarkWeb.

Melansir informasi itu, pelaku pengunggahan informasi di
DarkWeb yaitu Bjorka. Sosok yang sudah lama membuat gaduh publik karena ulahnya
mencuri data kementerian dan data pribadi tokoh publik.

Adapun data yang dijual terdiri atas NIK, nama, nomor KK,
gender dan nama ibu kandung. Peretas menjual data itu dengan harga 5.000 dolar
AS atau Rp 74,93 juta.