Serukan Stop Kekerasan, ASEAN Dukung Upaya Indonesia Lanjutkan Dialog dengan Myanmar

serukan stop kekerasan asean dukung upaya indonesia lanjutkan dialog dengan myanmar 58011

Bid TIK Polda Kepri – Labuan Bajo. Negara-negara
anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mendukung upaya
Indonesia untuk melanjutkan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan di
anmar.

Dukungan itu disampaikan melalui pernyataan bersama para
pemimpin ASEAN, yang sedang menghadiri KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Nusa
Tenggara Timur.

Melalui pernyataan itu, negara-negara anggota juga mendukung
pernyataan Presiden Joko Widodo dalam merespons serangan yang baru-baru ini
dialami Pusat Koordinasi ASEAN untuk Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan
Bencana (AHA Centre) dan tim pemantau ASEAN di anmar.

“Kami mendukung upaya-upaya Ketua ASEAN, termasuk upaya
Indonesia dalam melanjutkan keterlibatan para pemangku kepentingan di anmar,
dan mendorong kemajuan implementasi Konsensus Lima Poin,” demikian bunyi
pernyataan tersebut, Rabu (10/5/2023).

 

Para pemimpin ASEAN juga menyatakan kekhawatiran mereka
terhadap kekerasan yang masih berlangsung di anmar.

Mereka mendesak segala bentuk kekerasan dan pengerahan
pasukan segera dihentikan agar dialog nasional yang melibatkan semua pihak
tercipta serta pengiriman bantuan kemanusiaan dapat dilakukan secara aman dan
tepat waktu

Presiden Jokowi sebelumnya juga telah menyerukan penghentian
kekerasan di anmar. Ia mengatakan bahwa serangan terhadap AHA Centre dan tim
pemantau ASEAN tidak akan menyurutkan tekad Indonesia dan ASEAN untuk terus
menyerukan penghentian kekerasan di anmar.

Sebagai ketua ASEAN tahun ini, Indonesia memilih untuk
melakukan diplomasi senyap (quiet diplomacy) dalam menyelesaikan krisis
anmar. Pemerintah menyebut langkah itu ditempuh untuk memberikan ruang bagi
para pihak dalam membangun kepercayaan dan membuka komunikasi.