Apabila ditemukan penumpang yang belum vaksinasi Covid-19, maka akan langsung divaksin ditempat. “Di Banyuwangi akan dibentuk posko yang akan menjalankan operasi yustisi secara random. Bagi yang belum vaksin akan langsung divaksin ditempat,” tegas Kapolda, Minggu (19/12/21).
Namun, bagi masyarakat yang baru menjalani vaksinasi dosis pertama juga masih bisa menyebrang di pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Akan tetapi dengan syarat harus melampirkan keterangan bebas Covid-19 yang berlaku 1 x 24 jam. Baik berupa rapidtest atau surat kesehatan lainnya sesuai kebijakan Satgas Covid-19. “Semua pelaku perjalanan diharapkan sudah vaksin dosis kedua. Membawa rapidtest 1 x 24 jam bagi yang belum vaksin kedua,” jelas Kapolda.
Irjen. Pol. Nico Afinta juga mewajibkan seluruh pelaku perjalanan harus mengutamakan aturan protokol 5M. Baik itu di atas kendaraan selama perjalanan, di atas kapal maupun saat singgah istirahat. “Saya mohon juga kepada masyarakat aturan pakai masker dan peraturan lainnya hendaknya dipatuhi. Ini penting,” terang Kapolda.
Polda Jatim akan mengutamakan 3 poin penting yang menjadi prioritas selama Nataru. Mulai dari kesiapan pengamanan gereja, pengamanan tahun baru dan juga kesiapan penanganan pandemi Covid-19. “Untuk gereja nanti ada SOP tersendiri. Tahun baru (tempat umum) juga ada jam-jam tersendiri yang disesuaikan dengan edaran Inmendagri dan edaran menteri agama dan sesuai arahan bapak presiden terkait protokol 5M,” jelas Kapolda.
Agar penanganan Covid-19 bisa berjalan maksimal, masyarakat tidak melakukan mobilitas berlebihan. Sebisa mungkin, untuk merayakan natal atau tahun baru bisa dilakukan bersama keluarga di rumah saja. “Saya minta dan mohon masyarakat sebisa mungkin tinggal dirumah saja. Karena varian baru Omicron sudah masuk. Penting bagi kita waspada. Seluruhnya di Jatim mulai dari RT wajib menerapkan protokol 5M,” tambah Kapolda.
Tak lupa, agar negara Indonesia segera terbebas dari Covid-19 dan seluruh daerah di Nusantara memiliki kekebalan bersama terhadap setiap ancaman Covid-19 dan varian barunya, Kapolda mengajak masyarakat untuk segera menuntaskan dosis vaksinasi sesuai yang diwajibkan pemerintah. “Ayo rek kabeh vaksin keloro,” jelas Kapolda.