Polusi Udara Jakarta Memburuk, Insentif Diusulkan Ketua DPRD Untuk Pekerja Lapangan

polusi udara jakarta memburuk insentif diusulkan ketua dprd untuk pekerja lapangan 62252

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Langit sore Jakarta
terlihat redup menjadi sorotan karena dianggap udara polusi dan tidak sehat.
Ketua DPRD Provinsi DKI, H. Prasetyo Edi Marsudi, S.H., menyatakan akan mengusulkan anggaran
pemberian insentif bagi profesi yang rentan terkena paparan polutan.

Polisi Lalu Lintas (Polantas), petugas Dinas Perhubungan
(Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merupakan pekerjaan yang
dimaksud oleh Ketua DPRD karena pada dasarnya mereka bekerja setiap hari di jalanan
dan berpotensi terganggu saluran pernapasan.

“Boleh sekarang sehat, tapi dalam jangka waktu panjang
paparan polusi udara ini bisa bikin dia sakit. Ini yang mau kita usulkan di
APBD 2024,” ujar Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (13/8/23).

Tambahan penghasil bisa dianggarkan dalam APBD tahun 2024
mendatang, dengan adanya tambahan penghasilan Prasetyo mengatakan hasil
tersebut bisa digunakan untuk menambah asupan makanan, vitamin dan obat-obatan
agar tidak rentang sakit dalam bekerja.

 

“Diharapkan dapat digunakan untuk menambah daya tahan
tubuh supaya petugas-petugas kita tetap prima. Ya kita harus berusaha mencegah
lah,” ujarnya.

Ketua DPRD itu mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus berupaya
menurunkan tingkat polusi udara di Jakarta dengan berkomunikasi intensif dengan
kepala daerah penyangga Ibukota, juga instansi terkait.

“Nanti kita tunggu hasilnya, kebijakannya seperti
apa,” Jelasnya.

Jakarta berada pada posisi teratas di daftar kota di Indonesia dengan tingkat polusi
terburuk pada Senin, 7 Agustus 2023. Indeks kualitas polusi udara Jakarta
mencapai angka 186 dengan kategori tidak sehat. Berdasarkan data Indeks
Kualitas Udara (AQI) Air.