Polri Beri Atensi Khusus pada Kasus Remaja Bunuh Bocah untuk Jual Ginjal

polri beri atensi khusus pada kasus remaja bunuh bocah untuk jual ginjal 53276 1
Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Bareskrim Polri memberi
atensi atas kasus dua remaja asal Makassar, Sulawesi Selatan, yang membunuh
seorang bocah dan hendak menjual organ tubuhnya.

Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo,
M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan bahwa Bareskrim Polri memberi atensi pada kasus-kasus
seperti itu, dan memerintahkan jajarannya untuk menuntaskannya.

Kadiv Humas Polri mengatakan bahwa pihaknya dan pihak
terkait lainnya tentunya memiliki peran dalam hal ini. Yakni meningkatkan
pengawasan lebih kepada kelompok rentan terutama pada anak-anak.

“Bersama stakeholder terkait dan juga meningkatkan
peran social awareness untuk aktif menjaga anak-anak, kelompok rentan,”
ujar Irjen. Pol. Dedi Prasetyo dalam keterangannya pada Jumat .

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berinisial MFS (11) di
Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas mengenaskan di kolong
jembatan, Inspeksi Pam Timur Waduk Nipa-nipa, Moncongloe, Kabupaten Maros,
Selasa dini hari.

MFS dibunuh
oleh dua remaja yakni AD (17) dan MF (14). Mirisnya, pelaku AD masih duduk di
bangku SMA dan pelaku MF duduk di bangku SMP. Keduanya mengaku nekat menculik
dan membunuh MFS karena terobsesi dengan situs jual beli organ tubuh manusia
yang menawarkan harga mahal hingga jutaan dollar AS.