Polisi Tangkap Geng Motor di Cimahi, 8 Diantaranya Positif Narkoba

polisi tangkap geng motor di cimahi 8 diantaranya positif narkoba 63144

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Jajaran Kepolisian Resor
(Polres) Cimahi mengamankan sekelompok remaja yang melakukan aksi meresahkan di
jalanan Kota Cimahi arah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu,
(3/9/23) dini hari. Kelompok pemuda yang membawa atribut geng motor tersebut
dipastikan mengonsumsi narkoba setelah polisi melakukan tes urine terhadap
mereka.

Para pemuda geng motor tersebut mengendarai motor dengan
ugal-ugalan di jalan Jend. Amir Machmud Kota Cimahi. Selain menggunakan atribut
geng motor, mereka juga sempat mengacung-acungkan senjata tajam jenis samurai
untuk menakuti masyarakat dan pengendara lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres)
Cimahi AKBP Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., menjelaskan, pihaknya
langsung menangani kelompok pemuda yang meresahkan di jalanan Kota Cimahi.

“Ada laporan warga ke WA (WhatsApp) bahwa anggota geng
motor sedang ugal-ugalan sambil membawa senjata tajam. Tim patroli Perintis
Presisi Polres Cimahi yang sedang di lapangan langsung melakukan
pengejaran,” ungkap AKBP Aldi Subartono, Minggu (3/9/23).

 

Setelah berhasil dicegat, mereka kemudian diamankan dan
dibawa ke Mapolres Cimahi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam pemeriksaan, polisi melakukan tes urine terhadap 9
remaja warga Bandung Barat. Hasilnya, sebanyak 8 orang dinyatakan positif
mengonsumsi obat keras tertentu atau obat terlarang.

Para pemuda tersebut langsung dilimpahkan ke Satresnarkoba
Polres Cimahi untuk penanganan proses hukum lebih lanjut. “Semua dilakukan
tes urine. Dari 9 pemuda, 8 orang di antaranya
terbukti positif obat terlarang setelah tes urine,” tuturnya.

AKBP Aldi Subartono menegaskan, pihaknya tak segan menindak
tegas kelompok warga hingga anggota geng motor yang meresahkan masyarakat
wilayah Kota Cimahi dan Bandung Barat. Apalagi, aksi yang dilakukan menjurus ke
arah kriminalitas dan gangguan Kamtibmas.