Satuan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Subdit I Tindak
Pidana Korupsi (Tipidkor) melakukan pemeriksaan terhadap 18 orang terkait kasus
korupsi di BPBD Kabupaten Seluma.
Pemeriksaan tersebut dilakukan terkait kasus dugaan korupsi
Belanja Tak Terduga (BTT) pada anggaran Tanggap Darurat di Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma pada 2022.
“Kami masih memproses perkara tersebut, dan hari ini
(27/9) kembali melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap 18 orang
saksi,” ujar Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Kompol
Khoiril Akbar, dilansir Antaranews, Rabu .
Untuk saksi yang diperiksa merupakan Aparatur Sipil Negara
(ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma seperti Badan Keuangan Daerah
(BKD) dan BPBD.
Sementara itu, untuk pemeriksaan terhadap Kepala BPBD
Kabupaten Seluma telah dilakukan lebih dari tiga kali terkait kasus korupsi.
Selain itu, penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Bengkulu
dibantu Bareskrim Polri juga telah melaksanakan gelar perkara untuk menentukan
tindak pidana serta siapa saja yang diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak
pidana korupsi tersebut.
Dalam kesempatannya ia menyebutkan, pemeriksaan Kepala BPBD
Kabupaten Seluma dilakukan terkait kasus kegiatan tanggap darurat pada
penanganan bencana berupa pekerjaan fisik konstruksi yang diduga tidak sesuai
dengan spesifikasi dan volume dalam kontrak sehingga berpotensi menimbulkan
kerugian negara.
Untuk jumlah kerugian negara atas kasus korupsi dana tanggap
darurat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Seluma itu berdasarkan
hasil audit dari Badan Pengawasan dan Keuangan (BPKP) Bengkulu mencapai Rp1,5
miliar.
Pada 2022, Pemerintah Kabupaten Seluma menganggarkan Belanja
Tidak Terduga (BTT) senilai Rp4,77 miliar dan Rp4,19 miliar yang dikelola oleh
BPBD untuk membiayai penanganan tanggap darurat bencana di wilayah tersebut.
Anggaran tersebut terbagi delapan kegiatan yaitu melakukan
rehabilitasi jembatan gantung di Desa Padang Merbau, Desa Pagar Banyu dan Desa
Ulu Talo.
Pemasangan Bronjong jembatan gantung Air Seluma Kelurahan
Puguk, Pembangunan Boks Culvert Ruas Jenggalu Riak Siabun 1 Kecamatan Sukaraja
dan Jalan Kabupaten tepatnya di Desa Lubuk Gadis, Pembangunan Pelapis Tebing
Kantor Bupati I.
Selanjutnya, pembangunan Pelapis Tebing Kantor Bupati II,
Pembangunan Beronjong Jalan Bungamas Bid TIK Polda Kepri – Pasar Sembayat di kecamatan Seluma Timur
dan kegiatan non fisik lainnya.