Polisi Akan Usut Pengusiran Tim Vaksinasi di Aceh

polisi akan usut pengusiran tim vaksinasi di aceh 24424
Bid TIK Polda Kepri Polda Aceh Akan mengusut aksi masyarakat yang mengamuk dan merusak fasilitas gerai vaksinasi Covid-19 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Winardy, SH., S. I. K, M. Si., mengatakan menyebut ada unsur kekerasan dan perusakan di lokasi kejadian.

“Kita akan tetap lakukan penyelidikan. Kerusakannya lumayan parah. Di mana satu posko gerai, 9 vial vaksin, 33 vial vaksin Sinovac, alat medis berupa masker, hand sanitizer, alat tensi, jarum suntik dan obat-obatan rusak dan tidak bisa digunakan lagi,” kata Kabid Humas Polda Aceh , dalam keterangannya, Selasa (28/9/21).

Selain itu, satu tenaga kesehatan (vaksinator) juga mengalami lebam di betis kanan bagian belakang akibat terkena benturan kursi plastik.

Kabid Humas Polda Aceh menduga kejadian itu karena kurangnya edukasi tentang pentingnya vaksinasi, yang merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya aksi penolakan vaksinasi dan pengrusakan gerai oleh para pedagang Ikan dan warga di PPI Ujung Serangga.

Dari informasi yang diperoleh pihaknya, para pedagang Ikan yang berjumlah sekitar 300 orang tersebut marah dan tidak mau mengikuti kegiatan vaksin yang diadakan oleh pihak Polsek Susoh, Koramil/04 Susoh, Pol Airud, dan Puskesmas Sangkalan.

Alasannya, kegiatan vaksinasi tersebut menyebabkan pengunjung di PPI Ujung Serangga sepi dan mempengaruhi pendapatan mereka.

Terkait kejadian penolakan tersebut, Polda Aceh melalui Polres Aceh Barat Daya akan melakukan langkah-langkah persuasif dan edukatif tentang pentingnya vaksinasi baik bagi masyarakat di PPI tersebut.

Oleh karena itu, Kabid Humas Polda Aceh meminta kepada Forkopimda Aceh Barat Daya yang dibantu oleh Muspika setempat, untuk terus memberikan edukasi-edukasi terkait pentingnya vaksinasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi.