Polda Sumut Petakan Titik Kerawanan Jelang Pilkada Serentak 2020

polda sumut petakan titik kerawanan jelang pilkada serentak 2020 36503
Bid TIK Polda KepriMedan. Kepolisian Daerah Sumatera Utara terus melakukan pemetaan untuk mengantisipasi konflik pada 23 daerah dari 33 kabupaten dan Kota di Sumut, yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah serentak  pada 9 Desember 2020.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidhumas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan bahwa setiap daerah yang menyelenggarakan Pilkada, dipastikan memiliki potensi konflik di masyarakat.

“Polda Sumut bersama jajaran Polres sampai ke tingkat Polsek sudah mengantisipasi potensi konflik tersebut,” terang AKBP MP Nainggolan di Medan, Jumat (11/09/20).

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumut menjelaskan  salah satu daerah yang rusuh akibat pilkada dan diantisipasi untuk pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang adalah Kabupaten Nias Selatan. Kerusuhan terjadi karena massa pendukung salah satu pasangan calon menuding adanya indikasi kecurangan.

“Secara keseluruhan, untuk jumlah petugas yang dikerahkan saat menjelang dan selesai penghitungan suara, ada sebanyak 3.824 personil. Polda Sumut juga menyiapkan pasukan cadangan mengantisipasi terjadinya konflik pilkada,” jelas Perwira Menengah Polda Sumut.

Polda Sumut sudah akan menurunkan sejumlah personil untuk melakukan pemetaan atas potensi konflik pilkada. Untuk daerah yang dinilai rawan atas konflik, petugas akan menambah petugas melakukan pengamanan di tengah masyarakat.

“Kita masih terus melakukan koordinasi dengan TNI, KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) agar pilkada di tengah pandemi ini berjalan aman, tertib dan lancar. Kita juga melibatkan masyarakat agar pilkada berjalan damai,” tutup AKBP MP Nainggolan.

(ym//)