Polda Sulut Kawal Pengiriman Bantuan Forkopimda untuk Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru

polda sulut kawal pengiriman bantuan forkopimda untuk korban bencana erupsi gunung semeru 37217
Bid TIK Polda Kepri Manado. Polda Sulawesi Utara mengawal pengiriman bantuan kemanusiaan dari Forkopimda Provinsi Sulut bagi korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/12/21)

Bantuan tiba di Mapolres Lumajang yang dipimpin oleh dikawal Karo Ops Polda Sulut, Kombes Pol. R. Wawan Wirawan bersama dengan Kabid Keuangan Polda Sulut Kombes Pol Mulyono, dan Kepala BPBD Provinsi Sulut Joi Oroh.

Sesaat usai tiba, bantuan kemanusiaan bertajuk “Torang Peduli Bencana Semeru” ini kemudian disimpan di gudang Bulog Kabupaten Lumajang.

Kombes Pol. R. Wawan Wirawan menjelaskan bahwa jajaran Polda Sulut mem-back up dari pihak provinsi khususnya BPBD Sulut dalam pengiriman bantuan.

“Bantuan kemanusiaan ini atas nama Forkopimda Sulut. Jadi selain dari Pemprov juga ada dari TNI-Polri yang ikut membantu saudara-saudara kita yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang,” terang Perwira Menengah Polda Sulut.

Karo Ops Polda Sulut berharap dengan adanya sedikit perhatian dari Forkopimda Provinsi Sulut ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam.

“Warga yang terdampak erupsi saat ini posisinya sudah menyebar, sehingga kita tidak tahu pasti di beberapa titik sasaran yang kita back up. Selanjutnya bantuan akan disalurkan kepada para korban oleh pihak Polres Lumajang dan BPBD Kabupaten Lumajang,” pungkas Kombes Pol Wawan Wirawan.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi Sulut, Joi Oroh, menerangkan, untuk bantuan kemanusiaan ini terdiri dari beberapa jenis.

“Terkait bantuan kemanusiaan dari Forkopimda Provinsi Sulut, kami dengan Pak Karo Ops langsung membawa ke Lumajang, sebagai bentuk perhatian dari Forkopimda Sulut bagi korban erupsi Gunung Semeru. Jenis bantuan antara lain kebutuhan dasar makan, pakaian, peralatan salat, kebutuhan bayi, perlengkapan mandi, perlengkapan atau kebutuhan wanita, dan lain-lainnya,” tutup Kepala BPBD Provinsi Sulut.