Selanjutnya, pada 29 Juli 2021 penyidik kembali membongkar kasus peredaran narkoba seberat 13,9 kilogram. Dalam kasus ini penyidik mengamankan satu orang tersangka berinisial DR. Dari hasil penyidikan, DR mengaku memperoleh ganja tersebut dari seseorang berinisial CG yang tengah mendekam di salah satu lembaga pemasyarakatan atau Lapas.
“Ini masih kita kembangkan lagi, karena ganja ini dari lintas pulau. Tim sudah berkoordinasi dengan pihak Lapas dan bisa mengamankan tersangka CG. Interogasi dari tersangka AS dan SY didapat keterangan narkotika jenis ganja didapat dari DS yang di ketahui berada di Lapas,” pungkas Kabid Humas Polda Metro Jaya.
Sedangkan 6 kilogram ganja lainnya berhasil diamankan dari tersangka berinisial AS dan SY. Keduanya ditangkap di Tangerang, Banten, pada 2 Agustus 2021. Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 111 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman maksimal pidana mati.