Kombes Pol Yusri Yunus juga mengatakan, para pelaku yang ditangkap adalah sepesialias pembegal pesepeda yang biasa beroperasi di Ibu Kota. Dalam pengakuannya, para pelaku yang biasa beraksi berdua tersebut sudah beraksi sebanyak lima sampai tujuh kali. “Tapi selama ini kita baru menerima 14 laporan, jadi ada korban begal yang belum laporan,” jelasnya.
Kabidhumas menegaskan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan lokasi rawan pembegalan para pesepeda yang biasa terjadi dan para pelaku biasanya mengincar tempat sepi. Oleh karena itu, Kabidhumas mengimbau kepada pesepeda jangan berkendara sendiri dan juga hindari kokasi yang sepi.
Selain itu, Kabidhumas menambahkan bahwa pihaknya juga meminta para pesepeda untuk menyimpan barang berharga seperti ponsel dan lainnya di tempat yang tertutup. “Banyak juga mereka menyimpan ponsel di kantung baju, karena banyak juga pakaian pesepeda yang memiliki kantung belakang,” terangnya.