Polda Jatim akan Operasi Disiplin Masyarakat di Masa Transisi New Normal Surabaya Raya

polda jatim akan operasi disiplin masyarakat di masa transisi new normal surabaya raya 15573
Bid TIK Polda KepriSurabaya. Selama 14 hari ke depan, akan dilakukan masa transisi ke era new normal, Polda Jawa Timur bersama Kodam V/Brawijaya akan melakukan operasi pendisiplinan masyarakat. Berbeda dengan PSBB di mana ada pengetatan di check point masuk Kota Surabaya, Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran mengatakan pihaknya dan TNI akan melakukan pengawasan di pusat keramaian.

“Ada operasi pendisiplinan masyarakat yang komandannya Pangdam V/Brawijaya. Di ranah polda saya sebagai wakil dan tempat-tempat keramaian dilakukan penjagaan dan dilakukan pendisiplinan,” jelas Kapolda di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (9/6/20).

Irjen Pol M Fadil Imran juga mengatakan nantinya di mal hingga pasar akan diawasi bagaimana penerapan psical distancing hingga protokol kesehatannya. “Masyarakat yang tidak pakai masker diingatkan. Di mal-mal, misalnya yang kapasitasnya 1.000 supaya taat psical distancing harus 500 orang saja, manajemen mal supaya bisa mengontrol itu. Di pasar, pedagang harus pakai face shield dan metode pengaturan jalur keluar masuk, one way,” jelasnya.

Kapolda menambahkan bahwa ada sekitar 1.600. Namun jumlah ini masih akan ditambah personel dari Kodam V/Brawijaya. Sementara untuk patroli yang dilakukan, Fadil menyebut pihaknya lebih mengedepankan pada tindakan yang persuasif. Sedangkan untuk penegakan hukumnya, menjadi langkah terakhir yang dilakukan.

“Ada patroli kita imbau, persuasif, edukatif, humanis, solutif. Kalaupun ada penegakan hukum itu menjadi instrumen yang terakhir dan penegakan hukumnya harus solutif. Karena ini kan bukan pelanggaran pidana tapi perilaku untuk hidup sehat. Jadi harus solutif juga orang kan cari makan, jadi harus humanis dan solutif,” jelas Kapolda.

Jenderal Bintang Dua tersebut berpesan pada masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga selalu menjaga jarak aman 1 meter.

“Menurut penelitian pakai masker itu sudah 60% melindungi kita, ditambah lagi cuci tangan tambah 10% perlindungannya, ditambah lagi jaga jarak tambah 10%. Jadi 80% dan sisanya 20% itu kan gusti Allah. Insya Allah kalau ini bisa dilaksanakan maka masa transisi menuju new normal ini bisa kita lalui,” terang Kapolda.

(Bg//)