Percepat Herd Immunity, Polda Papua Barat Akan Laksanakan Door to Door ke Rumah Warga

percepat herd immunity polda papua barat akan laksanakan door to door ke rumah warga 26952
Bid TIK Polda KepriManokwari. Kepolisian Daerah Papua Barat terus memberikan dukungan terhadap program pemerintah terkait vaksinasi Covid-19. Salah satunya adalah membuka layanan vaksinasi bagi masyarakat umum di sejumlah Gerai Vaksin Presisi.

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Tornagogo Sihombing mengatakan, gerai tersebut dibuka sejak 1 Juli 2021 di seluruh Polres jajaran. Tujuannya, mempercepat pencapaian target vaksinasi sebanyak 70 persen dari total penduduk.

“Selama ini gerai di Polres-polres tetap kita buka setiap hari, termasuk yang di Polda,” terang Irjen Pol. Tornagogo Sihombing, Selasa (24/08/21).

Kapolda Papua Barat mengimbau serta mengajak masyarakat mengikuti program vaksinasi. Sehingga, semakin banyak masyarakat yang divaksin.

“Kita pakai sistem jemput bola (Door to Door),” tutur Jenderal Bintang Dua

Lulusan Akabri tahun 1990 menuturkan bahwa Sistem jemput bola jauh lebih efektif. Polda akan memfasilitasi kendaraan bagi sekelompok masyarakat yang kesulitan menuju lokasi gerai.

“Kalau memang masyarakat sulit dapatkan transportasi,” jelas mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri

Ditempat yang berbeda, Kabiddokkes Polda Papua Barat, AKBP dr Bambang Pitoyo Nugroho menjelaskan, Gerai Vaksin Presisi ini menyediakan vaksin secara gratis bagi masyarakat dengan usia minimal 12 tahun tanpa ada syarat domisili.

Khusus layanan vaksinasi di RS Bhayangkara Polda Papua Barat, jam operasionalnya dimulai pukul 09.00 WIT sampai pukul 14.00 WIT.

“Kalau gerai di RS Bhayangkara pelibatan tenaga kesehatan dari Polda sendiri,” tutur AKBP dr Bambang Pitoyo Nugroho

Menurut Perwira Menengah Polda Papua Barat, masyarakat mulai menyadari manfaat vaksinasi sebagai upaya menekan penyebaran virus. Rata-rata setiap harinya, jumlah masyarakat yang mendatangi RS Bhayangkara Polda Papua Barat untuk divaksin mencapai 150 hingga 200 orang.

“Meskipun sudah divaksin, tapi masyarakat harus tetap patuhi protokol kesehatan,” ujar mantan Karumkit TK III Banjarmasin.

Dalam mencapai 70 persen sasaran atau sekitar 797.402 jiwa dari total penduduk Papua Barat, membutuhkan partisipasi dari seluruh elemen termasuk keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama. Sehingga, upaya pemerintah menggalakkan program tersebut berjalan optimal.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Papua Barat berusaha agar cakupan vaksinasi dapat mencapai 50 persen pada Agustus 2021 ini.
Hingga 23 Agustus 2021, jumlah masyarakat yang sudah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 191.064 jiwa (24,0%). Sedangkan dosis kedua telah diberikan kepada 108.225 jiwa (13,6%)