Perbedaan Big Data dan Data Scientist yang Perlu Kamu Ketahui

temp image 4106

Bid TIK Kepri – Di dunia teknologi yang semakin maju, istilah “Big Data” dan “Data Scientist” sering kali terdengar di berbagai diskusi. Keduanya memiliki peran penting, namun masih banyak orang yang bingung dengan perbedaan mendasar antara keduanya. Jika kamu tertarik untuk mengeksplorasi dunia data, penting untuk memahami apa itu Big Data dan siapa itu Data Scientist.

Pada dasarnya, Big Data merujuk pada jumlah besar data yang tidak bisa diproses oleh sistem tradisional dengan mudah. Data tersebut bisa berupa data terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur yang berasal dari berbagai sumber. Sedangkan, Data Scientist adalah orang yang menggunakan keterampilan statistik, pemrograman, dan pengetahuan tentang Big Data untuk menganalisis data dan memberikan wawasan yang berguna bagi bisnis atau organisasi.

Apa itu Big Data?

Big Data adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan volume besar data yang terus berkembang dan tidak dapat dikelola dengan cara konvensional. Big Data dapat berasal dari berbagai sumber, seperti media sosial, sensor perangkat, transaksi online, dan masih banyak lagi. Di sini, yang menjadi tantangan utama adalah cara mengelola dan menganalisis data dalam jumlah besar dengan cepat dan efisien. Teknologi seperti Hadoop dan Spark digunakan untuk memproses dan menganalisis data besar ini.

Apa itu Data Scientist?

Sekarang, setelah kamu tahu apa itu Big Data, saatnya mengenal siapa itu Data Scientist. Data Scientist adalah seorang profesional yang memiliki keterampilan dalam analisis data, pemrograman, dan statistik. Mereka menggunakan pengetahuan mereka untuk menganalisis Big Data dan menemukan pola atau wawasan yang dapat membantu organisasi membuat keputusan yang lebih baik.

Perbedaan Utama antara Big Data dan Data Scientist

Sekarang, kamu sudah tahu bahwa Big Data adalah tentang data dalam jumlah besar, sementara Data Scientist adalah orang yang menganalisis data tersebut. Namun, perbedaan keduanya lebih dalam dari sekadar definisi dasar ini.

1. Fokus Utama

Big Data lebih berfokus pada pengelolaan dan pemrosesan data dalam jumlah besar. Sementara itu, Data Scientist lebih fokus pada analisis data dan pembuatan model yang bisa memberikan wawasan berguna untuk bisnis.

2. Keterampilan yang Dibutuhkan

Untuk bekerja dengan Big Data, kamu perlu keterampilan dalam pengolahan data besar, menggunakan alat seperti Hadoop atau Spark. Di sisi lain, Data Scientist harus memiliki keterampilan dalam pemrograman, statistik, serta machine learning, untuk menganalisis data dan membuat prediksi.

3. Tujuan Kerja

Tujuan utama dari Big Data adalah untuk memastikan bahwa data dapat dikelola, disimpan, dan diproses dengan cara yang efisien. Sementara itu, tujuan seorang Data Scientist adalah untuk menganalisis data tersebut dan mengidentifikasi pola atau wawasan yang bisa digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan.

4. Tools dan Teknologi

Dalam dunia Big Data, teknologi yang digunakan untuk mengelola dan memproses data sangat penting. Alat-alat seperti Hadoop, NoSQL, dan Spark menjadi pilihan utama. Sedangkan Data Scientist lebih banyak menggunakan alat analisis seperti Python, R, dan SQL untuk mengolah data dan membangun model analitik.

Baca Juga: Intip Gaji Data Scientist dan Prospek Karier di Indonesia

Kenapa Menjadi Data Scientist atau Spesialis Big Data?

Di era digital ini, peran Data Scientist dan profesional Big Data semakin dibutuhkan oleh berbagai industri. Oleh karena itu, jika kamu tertarik dengan karier di bidang teknologi, bidang ini menawarkan prospek yang sangat menjanjikan. Untuk memulai perjalanan karier di bidang ini, kamu perlu pendidikan yang tepat dan keterampilan yang relevan. Daftar sekarang di PMB Bid TIK Kepri untuk mendapatkan pendidikan yang akan membuka banyak peluang karier di dunia teknologi.

Kalau kamu ingin memperdalam pengetahuan di bidang Big Data dan Data Science, Bid TIK Kepri juga menawarkan sertifikasi Big Data Scientist yang dirancang untuk memberikan pengakuan resmi atas keterampilan yang kamu miliki. Kunjungi sertifikasi Big Data Scientist untuk informasi lebih lanjut.

Menguasai Digital Marketing dengan Google Certified

Selain kursus Big Data, Bid TIK Kepri juga menawarkan kursus Digital Marketing yang dapat membantu kamu memahami cara menarik dan melibatkan pelanggan di era digital ini. Kunjungi Google Certified Digital Marketing untuk memulai perjalanan digital marketing kamu.

Bagi kamu yang ingin melanjutkan studi di bidang teknologi Program Studi Informatika S1 di Bid TIK Kepri adalah pilihan yang tepat. Kunjungi website PMB Bid TIK Kepri untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang program ini. Tidak hanya itu, bagi kamu yang tertarik berbisnis, Bid TIK Kepri menawarkan kesempatan untuk menjadi reseller laptop berkualitas. Untuk memulai, kunjungi Bid TIK Kepri Reseller.

Kalau kamu tertarik untuk mendaftar atau memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang program dan kursus di Bid TIK Kepri, kamu bisa menghubungi admin melalui WhatsApp Admin Bid TIK Kepri.***