Lampung Selatan digegerkan dengan penemuan dua mayat dalam kondisi rusak.
Jenazah ditemukan di perairan pantai dalam keadaan tidak memilik kepala,
pergelangan tangan dan kaki. Kedua mayat anonim ditemukan di lokasi yang
berbeda.
Mayat pertama ditemukan di pantai Dusun Sukarame Penobaan,
Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan pada Rabu pagi
sekitar pukul 08.00 WIB. Sedangkan mayat kedua ditemukan oleh petani di area
pertambakan di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang Lampung Selatan pada
malam harinya. Saat ditemukan, kondisi kedua mayat dalam keadaan rusak, Mayat
sudah tidak memiliki kepala, telapak tangan dan kaki.
“Karena kondisinya yang sulit dikenali dan identitas
juga tidak ada sehingga sulit untuk dicari tahu warga mana. Diperkirakan mayat
tersebut sudah meninggal antara dua pekan hingga satu bulan,” jelas
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Yusriandi Yusrin, Sabtu .
Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya kesulitan
mengidentifikasi korban. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang kehilangan
keluarga agar segera memberi tahu dan mengecek jenazah.
“Saat ini jenazah masih berada di rumah sakit Bob Bazar
Kalianda. Saya imbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarga agar
mengeceknya di ruang jenazah. Kami juga masih terus berkoordinasi kepada Kepolisian Banten, karena
bisa kemungkinan mayat merupakan warga Banten,” jelasnya lebih lanjut.
Pihaknya juga belum dapat memastikan apakah kedua mayat merupakan
korban tindak pidana atau kecelakaan laut.
“Belum dapat dipastikan apakah korban pembunuhan atau
nelayan yang mengalami kecelakaan laut,” tutupnya.