Pemerintah Targetkan Pembahasan DEFA ASEAN Selesai pada 2025

pemerintah targetkan pembahasan defa asean selesai pada 2025 63310

Bid TIK Polda Kepri

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan
pembahasan Digital Economic Framework Agreement (DEFA) ASEAN ditargetkan
selesai pada 2025.

“Target perjanjian ini diharapkan akan diselesaikan di
tahun 2025 dan ‘drafting’-nya sudah disiapkan dan Thailand bertugas untuk
mengikuti ini sampai 2025,” ujar Menteri Airlangga dalam konferensi pers
penutupan KTT ASEAN ke-43, Kamis .

Menteri Airlangga menuturkan DEFA menjadi salah satu andalan
pencapaian dari kepemimpinan Indonesia pada ASEAN 2023.

“Salah satu juga yang menjadi andalan daripada
‘epicentrum of growth’ adalah Digital Economic Framework Agreement. Jadi ini
adalah ‘master plan’ yang dibuat di kepemimpinan Indonesia,” tutur Menteri
Airlangga.

DEFA mencakup sebuah perjanjian yang sangat dalam mengenai
digitalisasi, termasuk talenta digital, ID digital, keamanan siber, pelatihan
ulang, peningkatan keterampilan, infrastruktur, dan interoperabilitas di ASEAN.

Penerapan DEFA diperkirakan dapat mendongkrak ekonomi ASEAN
hingga mencapai dua triliun dolar AS atau setara Rp30.400 triliun pada 2030.
Sementara jika tanpa DEFA, ekonomi digital di ASEAN hanya satu triliun dolar AS
pada 2030.

Komite Negosiasi DEFA ASEAN (NC) diketuai Thailand dan
beranggotakan negosiator utama dari 10 negara anggota ASEAN. ASEAN DEFA NC
mempunyai tanggung jawab keseluruhan untuk menegosiasikan ketentuan DEFA
berdasarkan prinsip, proses, dan jangka waktu yang diidentifikasi dalam
Kerangka Negosiasi DEFA ASEAN.

Pertemuan pertama ASEAN DEFA NC dijadwalkan berlangsung pada
akhir 2023. Pertemuan berikutnya akan dilaksanakan pada 2024 dan 2025 dengan
tujuan untuk menyelesaikan perundingan ASEAN DEFA pada 2025.