Bid TIK Polda Kepri – Pekanbaru. MUI Riau bersama Polri
serta Forkopimda dan juga berbagai unsur ormas serta mahasiswa, menolak keras
aktivitas penyimpangan orientasi seksual atau dikenal dengan LGBT. Penolakan
LGBT dan narkoba tersebut ditandai dengan deklarasi penandatanganan penolakan
LGBT bersama Forkopimda Riau, Rabu .
Dirbinmas Polda Riau, Kombes. Pol. Wendry Purbiyantoro,
S.H., menjelaskan bahwa pihaknya dengan tegas menolak LGBT di Riau. Tujuan
dilaksanakannya kesepakatan bersama ini adalah untuk menolak LGBT tersebut agar
LGBT tidak berkembang pesat
“Peran kita sebagai Aparat Penegak Hukum jika menemukan
aktivitas LGBT tersebut langsung kita proses hukum,” jelas Dirbinmas Polda
Riau, Rabu .
Oleh sebab itu, ia merasa perlu peran serta orang tua untuk
mengawasi anak-anak dan mendidik dengan baik, sekaligus memberikan pemahaman
bahwa LGBT itu tidak baik dan juga harus dijauhi LGBT maupun narkoba itu.
“Kita juga andil memberikan sosialisasi bahaya Narkoba
dan bahaya LGBT ditengah-tengah masyarakat,” tutupnya.
Senada dengan hal tersebut, Karo Kesra Setdaprov Riau,
Zulkifli Syukur mengungkapkan bahwa LGBT ataupun narkoba merupakan musuh
bersama yang harus dihapus dari Bumi Lancang Kuning.
“LGBT ini bukan hanya merusak keturunan atau generasi,
namun juga merusak semuanya termasuk merusak agama. Oleh karena itu, kami dari
Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi apa yang dilakukan MUI Riau,” jelas
Zulkifli Syukur.
Pihaknya juga mengungkapkan, dengan adanya deklarasi
penandatanganan penolakan LGBT ini sebagai kesepakatan dari semua pihak untuk
menjadikan LGBT dan narkoba musuh bersama juga harus dihapuskan.
“Dengan adanya deklarasi ini, kita bisa bersatu padu
untuk memusuhi dan menghapus LGBT di Provinsi Riau. Karena memang, narkoba dan
LGBT ini tidak hanya merusak tubuh, SDM tapi juga merusak moral, agama dan
seluruhnya,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua MUI Riau, Ilyas Husti juga
mengungkapkan kehadiran LGBT ini tidak resmi, namun kehadirannya ada di
mana-mana.
“Dari hasil pemetaan kita itu, maka kita lakukan
kesepakatan bersama menolak LGBT dan narkoba juga penyakit masyarakat lainnya.
Kita juga sudah lakukan penandatanganan deklarasi yang artinya komitmen
bersama,” tambahnya.
Ia menyampaikan, pada saat deklarasi penandatanganan
tersebut turut hadir dari berbagai instansi di Riau juga MUI kabupaten/kota
se-Riau, yang mana Ilyas berharap masing-masing instansi ini bisa membuat
program memberantas LGBT.