MRT Jakarta Dukung KTT ke-43 ASEAN 2023

mrt jakarta dukung ktt ke 43 asean 2023 63102

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Jakarta sebagai ibu kota Indonesia bukan sekadar sebuah kota
metropolitan. Kota seluas 7.659 kilometer persegi (km2) telah berkembang
menjadi pusat bisnis dan perdagangan utama, bukan saja di Indonesia, melainkan
juga di kawasan Asia Tenggara.

Itulah sebabnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus
meningkatkan fasilitas-fasilitas publik untuk memberikan yang terbaik bagi
hampir 11 juta warganya. Salah satunya adalah Moda Raya Transportasi (MRT)
Jakarta. Angkutan massal ramah lingkungan berbasis kereta sepanjang 16
kilometer (km) yang sebagian lintasannya berada di bawah tanah itu
pembangunannya dilakukan pada Oktober 2013 dan diresmikan pengoperasiannya oleh
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 24 Maret 2019.

Perjalanan kereta MRT Jakarta melewati 13 stasiun
perhentian, dimulai dari Stasiun Lebak Bulus di Jakarta Selatan dan berakhir di
Stasiun Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat. Satu di antara ke-13
stasiun tersebut adalah Stasiun ASEAN yang menjadi satu-satunya lokasi
perhentian yang didedikasikan bagi nama sebuah organisasi kawasan, yaitu
Perhimpunan Bangsa-Bangsa
Asia Tenggara (ASEAN), yang didirikan di Bangkok pada 8 Agustus 1967 silam oleh
lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand
selaku tuan rumah.

Lokasi Stasiun ASEAN itu berada tepat di depan gedung
Sekretariat ASEAN, bangunan yang didirikan pada Juli 1976, buah karya arsitek
ternama Indonesia Soejoedi Wiroatmodjo yang juga mendesain Balai Sidang Jakarta
atau Jakarta Convention Center. Bertepatan dengan Keketuaan Indonesia di ASEAN
pada 2023 serta digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi ke-43 ASEAN 2023 di
Jakarta Convention Center, 5-7 September 2023, pemerintah menunjuk PT MRT
Jakarta sebagai mitra penyedia jasa transportasi resmi.

Penunjukan MRT Jakarta sebagai moda transportasi resmi KTT
ASEAN 2023 ditandai dengan peluncuran kartu jelajah berganda (multitrip) edisi
terbatas bertema ASEAN. Peresmiannya ditandai dengan penggunaan pertama kali
oleh Presiden Jokowi dalam perjalanan menuju gedung Sekretariat ASEAN, pada 8
Agustus 2023. Perjalanan memakai MRT dilakukan Presiden pada pukul 08.30 WIB
dari Stasiun Bundaran HI ditemani sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, dan
duta besar negara-negara anggota ASEAN.

Demikian disampaikan Corporate Secretary Division Head MRT
Jakarta Ahmad Pratomo di Jakarta, Minggu (3/9/2023). Menurutnya, untuk
mendukung KTT ke-43 ASEAN 2023 di Jakarta dan hari jadi ASEAN ke-56 tahun,
pihaknya menerbitkan edisi terbatas kartu jelajah berganda bertema ASEAN
sebanyak 2.000 lembar. Kartu tersebut hanya bisa didapat di mesin tiket
otomatis (vending machine) di Stasiun ASEAN.

 

“Kami juga menggelar pameran di Stasiun ASEAN mengenai
sejarah perjalanan ASEAN. Pameran berlangsung sejak 8 Agustus 2023 sampai 13
Agustus 2023. MRT Jakarta merasa bangga bisa menjadi bagian dan ikut
berpartisipasi pada penyelenggaraan KTT ke-43 ASEAN 2023 di Jakarta Convention
Center,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita
Irawati memastikan bahwa MRT Jakarta tetap beroperasi melayani masyarakat
selama pelaksanaan KTT ke-43 ASEAN 2023, 5-7 September 2023. Meski demikian,
dalam waktu-waktu tertentu akan dilakukan pembatasan oleh pemerintah untuk
memfasilitasi para delegasi yang akan naik MRT Jakarta.

“Sebenarnya MRT Jakarta tetap beroperasi seperti biasa
untuk masyarakat, tetapi mungkin di jam-jam tertentu ada pengaturan khusus.
Tentu akan kembali melihat jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian
Sekretariat Negara bersama pengelola MRT Jakarta. Karena bagaimana pun,
pelayanan kepada publik tidak boleh berhenti. Pada tanggal 5-7 September 2023
itu masih ada aktivitas masyarakat yang perlu dilayani,” ucap Adita pada diskusi daring Forum
Merdeka Barat 9 yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat
(25/8/23).

Ia menjelaskan, perhentian MRT Jakarta yang akan dipakai
oleh para delegasi peserta KTT ke-43 ASEAN 2023 kemungkinan adalah Stasiun
Senayan, Istora, selain Stasiun ASEAN. “Delegasi hanya akan menggunakan
rute tertentu khususnya di stasiun sekitar Kompleks Stadion Gelora Bung Karno
(GBK) karena di situ ada Stasiun Istora dan Stasiun Senayan,” ujarnya.

Seperti diketahui, KTT ke-43 ASEAN 2023 akan dihadiri oleh
kepala negara dan pemerintahan dari 11 negara anggota ASEAN, 9 kepala dan wakil
pemerintahan negara-negara mitra strategis ASEAN, serta pemimpin kawasan
seperti Forum Kepulauan Pasifik (PIF), Asosiasi Negara-Negara Pesisir Samudra
Hindia (IORA), Dana Moneter Internasional, Bank Dunia, serta Sekretaris
Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Keketuaan Indonesia pada KTT ASEAN yang bertema “ASEAN
Matters: Epicentrum of Growth” diharapkan dapat menguatkan pencapaian dan
fondasi visi ASEAN 2045 serta menguatkan kelembagaan ASEAN baik dari segi
pembuatan keputusan yang lebih efektif dan efisien hingga hal-hal substansi
keorganisasian.