Mengenal Fungsi, Cara Kerja, hingga Perbedaan ROM dan RAM

Bid TIK Polda Kepri

Mengenal fungsi, cara kerja, serta perbedaan ROM dan RAM merupakan sebuah hal yang sangat penting. Pasalnya, istilah RAM dan ROM sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kedua penyimpanan ini akan kita temukan pada komputer atau smartphone. Meskipun begitu, jarang pengguna yang mengetahui kedua istilah tersebut secara jelas. 

Jika dilihat dari namanya, ROM dan RAM memang sangat mirip. Namun, ternyata keduanya merupakan dua istilah yang berbeda. ROM berfungsi sebagai penyimpanan penyimpanan permanen. Sementara itu, RAM lebih berfungsi sebagai penyimpanan data, termasuk di dalamnya instruksi program. 

Pengertian ROM dan RAM

RAM merupakan akronim dari Random Access Memory, yaitu sebuah perangkat keras yang biasanya terdapat pada komputer. Perangkat ini bisa dimanfaatkan untuk menyimpan data atau lebih sering dikenal dengan istilah memori. Tidak hanya itu, RAM juga bisa Anda manfaatkan untuk menjalankan berbagai perintah program. 

RAM sendiri termasuk ke dalam perangkat yang sifatnya sementara. Artinya, data yang tersimpan pada perangkat ini memiliki kemungkinan hilang dan tidak permanen. Misalnya, saat ini Anda sedang mengetik dalam Microsoft Word. Kemudian komputer mati secara mendadak karena kehabisan daya listrik. 

Maka, biasanya kalimat yang baru saja Anda ketik tidak tersimpan sehingga saat komputer dinyalakan tampilan dokumen tersebut hanya akan sampai pada bagian yang sudah Anda save saja sebelumnya. 

Ukuran RAM biasanya akan bergantung pada tingkat loading pada komputer. Artinya, semakin cepat proses yang dilakukan oleh sebuah komputer, maka akan semakin besar pula penyimpanan data pada komputer tersebut. Hal ini terlihat dari kecepatan sebuah komputer pada saat membuka program, menjalankan program dan lain sebagainya. 

Semetara itu, ROM atau Read Only Memory merupakan perangkat yang berfungsi untuk menyimpan semua data secara permanen. Sedikit berbeda dengan RAM, ROM pada sebuah komputer mampu menyimpan data secara mutlak sehingga Anda tidak perlu takut kehilangan data tersebut pada saat komputer dimatikan. 

ROM sendiri memiliki bentuk yang sedikit mirip dengan chip memori semikonduktor. Masing-masing isi data yang sudah tersimpan pada perangkat ini tidak akan mudah hilang dan berubah sekalipun komputer mendadak mati. 

Sayangnya, untuk menyimpan data pada ROM ini tidak mudah. Pasalnya, ROM seringkali dipenuhi dengan berbagai program default pabrik sehingga umumnya hanya digunakan untuk penyimpanan firmware.

Fungsi RAM pada Komputer

Perbedaan ROM dan RAM

Seperti telah kita ketahui sebelumnya, bahwa ROM dan RAM bisa digunakan untuk menyimpan data. Namun, sebenarnya masih ada beberapa fungsi lainnya yang bisa kita dapatkan dari kedua penyimpanan tersebut. Di bawah ini, ada beberapa fungsi umum dari RAM yang bisa Anda ketahui.

1. Membaca Data

Pada perangkat komputer, RAM berfungsi untuk menyimpan seluruh informasi dan data yang Anda miliki melalui harddisk. Apabila Anda memiliki kapasitas RAM yang besar, maka data tersebut bisa Anda buka dengan proses yang lebih cepat. Begitupun sebaliknya, apabila kapasitas RAM yang Anda miliki kecil, maka program akan berjalan dengan lambat.

2. Penyimpanan Sementara

RAM hanya berfungsi sebagai media penyimpanan data sementara. Artinya, pada saat Anda menjalankan program dalam komputer, maka RAM yang akan menyimpan data tersebut untuk sementara waktu. 

Misalnya Anda membuat sebuah makalah, maka dalam proses tersebut RAM akan mengambil peran untuk menyimpannya sebagai data sementara. Karena fungsinya hanya sebagai penyimpanan sementara, maka sangat penting bagi Anda untuk menyimpannya pada perangkat yang permanen. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kehilangan data.

3. Multitasking Perangkat

Jarang ada orang yang menyadari jika RAM bisa mendukung perangkat untuk penggunaan multitasking. Multitasking merupakan sebuah keadaan dimana perangkat bisa mengerjakan dan membuka lebih dari dua aplikasi atau software dalam waktu bersamaan.

Untuk mendukung fungsinya ini akan dipengaruhi oleh kapasitas dari RAM itu sendiri. Semakin besar kapasitasnya, maka akan semakin gesit pula multitasking yang dilakukan. Tentunya, hal ini bisa meminimalisir kemungkinan terjadinya hang pada komputer.

4. Mempercepat Kinerja Proses Informasi Komputer

Selain mendukung multitasking, RAM juga bisa membantu mempercepat performa komputer dalam memproses informasi pada perangkat komputer. Artinya, kecepatan sistem komputer akan sangat dipengaruhi oleh kapasitas dari RAM yang ada.

Fungsi ROM pada Komputer

Perbedaan ROM dan RAM

Selain RAM, ROM juga memiliki beberapa fungsi penting dalam komputer. Dengan membaca informasi ini, Anda juga bisa melihat perbedaan ROM dan RAM secara fungsi. Adapun fungsi dari ROM yaitu sebagai berikut. 

1. ROM Sebagai Penyimpanan Firmware

ROM bisa dimanfaatkan sebagai media untuk menyimpan berbagai data pada komputer. Lebih tepatnya, ROM bisa dimanfaatkan untuk menyimpan firmware berupa perangkat lunak atau yang kita kenal dengan sebutan software.

2. Distribusi Software Komersial

ROM juga bisa Anda manfaatkan untuk melakukan instalasi software ke komputer. Selanjutnya, perangkat ini akan mendistribusikan software yang baru saja dipasang. Dengan demikian, penyimpanan software pun akan lebih awet jika dibanding dengan media yang lain. 

3. Penyimpanan dengan Keamanan Tinggi

Fungsi terakhir dari ROM yaitu, Anda bisa menggunakannya sebagai media penyimpanan dengan keamanan yang tinggi. artinya, pada saat Anda menggunakannya sebagai media penyimpanan, data yang tersimpan akan lebih aman dari serangan virus. 

Cara Kerja ROM dan RAM

Setelah mengetahui perbedaan ROM dan RAM dari segi fungsinya, Anda juga harus tahu perbedaan kedua perangkat ini dari sisi cara kerjanya. ROM dan RAM memiliki cara kerja yang cukup berbeda. 

Pada saat RAM dialiri listrik, media ini akan berfungsi sebagai media penyimpanan sementara pada sistem operasi yang sedang dijalankan. Artinya, semakin banyak aplikasi yang dijalankan, maka akan semakin banyak pula ruang RAM yang digunakan. 

Sementara itu, pada saat penggunaan aplikasi dihentikan, maka data yang digunakan pada RAM akan terhapus. Karena itu, sangat penting untuk memilih perangkat dengan kapasitas RAM yang besar agar mendapatkan performa yang nyaman.

Sementara itu, cara kerja ROM lebih sederhana. Penyimpanan ini akan menyimpan data secara permanen sekalipun tanpa aliran listrik sama sekali. Data yang sudah ada dalam perangkat ROM akan tersimpan dengan baik kecuali Anda sendiri yang menghapusnya.

Perbedaan ROM dan RAM

Dari pembahasan di atas, sebenarnya kita sudah bisa mengetahui perbedaan ROM dan RAM. Mulai dari pengertian, fungsi, hingga cara kerjanya. Namun, agar lebih jelas kami akan mengulasnya kembali di sini.

Intinya, RAM merupakan sebuah penyimpanan data sementara dari suatu program yang sedang dijalankan. RAM memiliki peran dalam menulis data, membaca, serta menjalankan sistem operasi dengan gesit. 

Sementara itu, ROM merupakan penyimpanan internal yang bisa menyimpan data secara permanen. Artinya, ROM hanya dapat mengunduh program dan membacanya saja tanpa membuat sebuah perubahan. 

Bagaimana, sampai sini apakah Anda sudah paham dengan pengertian, fungsi, cara kerja, serta perbedaan ROM dan RAM? Jangan sampai salah lagi, ya!