Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Menteri Desa,
Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim
Iskandar mengajak para lulusan perguruan tinggi untuk melanjutkan
pengabdiannya, dengan menjadi kepala desa.
“Menurut saya, sangat tepat ketika lulusan perguruan
tinggi ini mulai mempersiapkan diri untuk menjadi agen perubahan total di dalam
pembangunan desa. Bukan sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku. Kuncinya apa,
rebutlah posisi kepala desa,” ujar Mendes PDTT dalam keterangannya di
Jakarta, Senin (25/9/23).
Menurut Menteri Abdul, dengan menjadi kepala desa,
diharapkan dapat mengidentifikasi keseluruhan permasalahan warga desa dan
mengeksekusi kebijakan pembangunan.
Ia menilai lulusan pesantren memiliki kompetensi yang
memadai serta memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam bidang pemerintahan.
“Ini strategis banget, daripada dipegang orang yang
tidak punya basis pesantren, ini penting,” Menteri Abdul.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan anggaran Dana
Desa akan semakin meningkat seiring dengan kemajuan pembangunan desa, sehingga
kepala desa juga dituntut pengetahuannya agar berkembang secara progresif.
“Kenapa kepala desa menjadi target utama kita, karena
dana yang bergulir ke desa bukan semakin turun, tetapi semakin banyak,”
tutur Menteri Abdul.
Ia juga berharap agar para sarjana mempersiapkan
keterampilan dalam mengembangkan industri kecil dan menengah yang berbasis pada
potensi alam di desa-desa setempat.
Dengan begitu, lapangan kerja dapat tersedia dan sekaligus
meningkatkan perekonomian warga, serta mempercepat kemandirian desa.