Personel Brimob tersebut diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan dan monitoring di kantor KPU Provinsi Bengkulu di Jalan Lingkar Barat.
Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Sudarno mengatakan pengamanan dan monitoring ini dilaksanakan dari tanggal 4 sampai dengan 6 September 2020.
“Selain Polisi berseragam, Polisi menggunakan pakaian preman juga diturunkan guna menjamin pelaksanaan pendaftaran berjalan dengan baik,” ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu, Minggu (6/9/20).
Selain untuk menjaga keamanan dan kondusifitas tetap terjaga, personel juga memastikan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 selalu diutamakan. Hal tersebut penting untuk dilaksanakan agar pemilihan Kepala Daerah tidak menimbulkan klaster baru yang dapat menghambat jalannya Pemilu serta menimbulkan masalah pada kemudian hari.
Mulai tanggal 3 September kemarin Operasi Kepolisian dengan sandi Mantap Praja khusus mengawal dan mengamankan jalannya Pilkada serentak telah dimulai diseluruh Indonesia. Tak terkecuali di Polda Bengkulu dan jajaran sudah melakukan penempatan personel agar dapat hadir memberikan rasa aman disetiap agenda tahapan Pilkada.
(bb//