Dikarenakan dinilai strategis, Irjen Pol Rudy Sufahriadi menambahkan, Polisi bakal membantu secara maksimal terkait pengamanan ataupun pengawalan aktivitas apa pun yang dilakukan di Bio Farma. Pengamanan dilakukan agar aktivitas di sana berjalan kondusif.
“Kami kepolisian hadir disini membantu memberikan keamanan dan akan membantu secara maksimal apabila ada kebutuhan pengamanan atau pengawalan dan lain-lainnya, bisa dikoordinasikan dengan kami, dan kami akan membantu semaksimal mungkin,” jelas Jenderal Bintang Dua tersebut.
Kapolda juga mengatakan bahwa Polda Jabar akan memfasilitasi semua keperluan PT. Bio Farma dalam pengamanan segala aktivitas yang ada di PT. Bio Farma, pengamanan dilaksanakan agar semua yang bekerja di PT. Bio Farma menjadi nyaman, aman dan kondusif bukan sebaliknya.
Sebagaimana diketahui, vaksin corona yang didatangkan dari Tiongkok kini telah memasuki tahap tiga uji klinis. Pada fase tahap satu dan dua, vaksin diuji klinis dengan menyasar objek hewan dan puluhan manusia.
Apabila uji klinis berhasil, vaksin akan diregistrasi dulu ke BPOM kemudian diproduksi di Bio Farma. Rencananya, produksi dimulai setelah bulan Januari 2021. Adapun uji klinis vaksin dilakukan di enam titik di Bandung termasuk Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Unpad.
(bg/bq/hy)