Kenangan Menparekraf Tentang Stasiun MRT ASEAN Jakarta

kenangan menparekraf tentang stasiun mrt asean jakarta 63320 1

Bid TIK Polda Kepri

 – Jakarta. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin
Uno memiliki kenangan tersendiri tentang Stasiun MRT ASEAN karena dirinya
tumbuh besar di kawasan stasiun yang berada di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta
Selatan itu.

Menparekraf Sandiaga seusai membuka kegiatan “CElebrASEAN
2023: ASEAN Creative Econo Week” di Stasiun MRT ASEAN Jakarta, Kamis
menjelaskan stasiun yang berada di depan Gedung Sekretariat ASEAN yang menjadi
pusat dan operasional dari organisasi kawasan Asia Tenggara itu memiliki
kenangan tersendiri baginya.

“Saya besar di lingkungan ini, rumah saya tidak jauh di
belakang sini, di belakang Bulungan, sehingga daerah sekitar Sekretariat ASEAN
ini sangat memorable buat saya. Stasiun ini mungkin tidak boleh diubah namanya
karena membawa banyak sekali kenangan baik masa lalu maupun harapan yang akan
kita torehkan di masa depan,” jelasnya.

Selain itu, ujar
Menparekraf, ia terakhir ke Halte MRT ASEAN pada Mei 2023 saat mengajak 13 duta
besar negara sahabat untuk mengikuti walking tour dari Taman Literasi Martha
Christina Tiahahu lalu berlanjut ke Halte Bundaran HI dari Halte MRT ASEAN.

“Saya terakhir ke sini saat mendampingi dubes-dubes negara
sahabat untuk walking tour di Taman Martha Tiahahu, saya lihat komitmen kuat
keselamatan dan kebersihannya. Saya bersyukur bisa menjadi saksi sejarah karena
saya dulu saat masih kecil tumbuh besar di Kawasan Blok M yang disebut kawasan
episentrum Jakarta Selatan dan lintas Melawai,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga mengatakan ia optimistis Indonesia bisa
terus bergerak menjadi negara maju karena perilaku dari masyarakat sekarang
sudah lebih taat untuk menjaga ketertiban dan taat berlalu lintas sehingga
sudah semakin teratur.

“Dengan adanya transportasi publik yang memadai, dan adanya
transformasi masyarakat terkait budaya kebersihan yang sudah nyata diterapkan.
Ini yang menjadi optimisme bahwa Indonesia terus bergerak ke arah negara maju,”
ungkapnya.

Menparekraf mengatakan para delegasi dari beberapa negara
rencananya akan berkunjung ke Autograph Tower di Kompleks Thamrin Nine yang
berada di Jl. M. H. Thamrin, Jakarta Pusat. Autograph Tower yang rencananya akan diresmikan
dalam waktu dekat ini dinobatkan sebagai gedung pencakar langit tertinggi di
Indonesia, sekaligus di bagian selatan khatulistiwa.

“Kalau Burj Khalifa yang tertinggi di dunia, tapi di
khatulistiwa bagian selatan gedung tertingginya itu ada di Jakarta,” katanya.

Turut hadir Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf
Ni Made Ayu Marthini; Direktur Pemasaran Pariwisata Regional I
Kemenparekraf/Baparekraf Wisnu Sindhutrisno; Direktur Pemasaran Pariwisata
Nusantara, Kemenparekraf/Baparekraf Dwi Marhen Yono; Direktur Pemasaran Ekonomi
Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf Erwita Dianti; dan Kepala Biro Komunikasi
Kemenparekraf/Baparekraf  I Gusti Ayu
Dewi Hendriyani.