Bid TIK Polda Kepri Bid TIK Polda Kepri
Tribatanews.polri.go.id – Jakarta. Kementerian Kesehatan RI
menyatakan, insiden gigitan hewan rabies hingga April 2023, terjadi sebanyak
31.113 kasus. Sekitar 95 persen kasus rabies di Indonesia disebabkan oleh
gigitan hewan anjing.
Dari 31.113 gigitan tersebut, terdapat 23.211 pasien sudah
mendapatkan vaksin anti rabies. Namun, 11 kasus pasien di antaranya mengalami
kematian.
“Saat ini ada 26 provinsi yang menjadi endemis rabies.
Tapi, hanya 11 provinsi yang bebas rabies,” ujar Direktur Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit Menular, Imran Pambudi, dikutip dari laman resmi Sehat
Negeriku, Rabu .
Imran mengatakan penyakit tersebut memiliki risiko tinggi
lantaran mampu membuat seseorang kehilangan nyawa jika telat mendapatkan
penanganan medis.
“Sebagian besar kematian-kematian akibat rabies itu
disebabkan karena terlambat dibawa ke fasilitas kesehatan. Mereka merasa hanya
gigitan kecil dan tidak berdarah,” terang Imran.
Lebih lanjut, Imran menjelaskan, gejala rabies membutuhkan
waktu 3-12 minggu untuk muncul. Namun, bisa juga muncul setelah beberapa hari
atau selama beberapa bulan atau tahun.
Adapun sejumlah tahapan gejala dari terkena gigitan rabies
antara lain demam, lemah, rasa panas dalam lokasi gigitan, takut pada
air-udara-cahaya, hingga kematian.