Kapolri Tegaskan Kompetensi Etik Jadi Pegangan Dalam Menjalankan Tugas

kapolri tegaskan kompetensi etik jadi pegangan dalam menjalankan tugas 58334

Bid TIK Polda Kepri– Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi
Drs. Listyo Sigit Prabowo mengaku banyak nilai-nilai ajaran agama Hindu yang
diteladani dalam memimpin. Hal itu disampaikannya saat Dharma Santi di Gedung
PTIK Polri, Jakarta Selatan.

“Tanpa saya sadari, nilai-nilai kepemimpinan yang saya
pahami, itu juga banyak saya dapat dari nilai-nilai yang ada di spiritual agama
Hindu. Banyak nilai-nilai kepemimpinan, walau satu nilai tapi sudah banyak yang
saya rasakan, apalagi banyak,” jelas Kapolri dalam sambutannya, Rabu
(17/5/23).

Dibeberkan Kapolri, setiap anggota kepolisian, terutama yang
beragama Hindu juga harus menerapkan nilai-nilai tersebut. Terlebih, terkait
dengan etika dalam menjadi pelayan dan pengayom masyarakat.

“Kalau tidak memiliki kompetensi etik, maka sehebat
apapun rekan-rekan kalau nilai-nilai spiritual dan etik tidak diperhatikan,
hati-hati! Apa yang rekan-rekan miliki, kemampuan yang rekan-rekan miliki, bisa
hilang dalam sekejap,” ujar Kapolri.

Dengan tegas Kapolri menegaskan, setiap anggota Polri yang
melakukan pelanggaran akan jauh lebih berat. Oleh karenanya, apa yang
dicita-citakan dan diraih dengan segala kemampuan harus juga diimbangi dengan
kompetensi etik.

Apa yang disampaikan tersebut sesuai dengan salah satu dari
8 Komitmen Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dalam Menampilkan
kepemimpinan yang melayani dan menjadi teladan.