Kapolri Jamu Delegasi AMMTC Nikmati Sunset di Labuan Bajo

kapolri jamu delegasi ammtc nikmati sunset di labuan bajo 62522

Bid TIK Polda Kepri – Labuan Bajo. Kapolri Jenderal
Listyo Sigit Prabowo menjamu para delegasi ASEAN Ministerial Meeting On
Transnational Crime (AMMTC) ke-17, menikmati Sunset Cruise serta Welcome Cocktail. 

Jamuan ramah tamah sembari menikmati sunset indah itu
dilakukan di atas Kapal Pinisi Lako Sae. Mereka mengelilingi pulau-pulau cantik
di antaranya bidadari.

Kegiatan itu dilangsungkan usai Kapolri dan para delegasi
menyaksikan Drum Corps Akpol, penampilan kolone senapan dan karnaval, Minggu
(20/8/23).

Setelah itu, mereka langsung menuju ke kapal kecil untuk
dilanjutkan ke Pinisi Lako Sae.

Setibanya di Pinisi, para delegasi langsung disambut dengan
Kapolri dan Cocktail
yang telah disiapkan. Mereka menikmati matahari tenggelam di Labuan Bajo
sembari ditemani oleh alunan musik dari sasando.

Kapolri dan para delegasi pun larut dengan keindahan alam di
Labuan Bajo, yang merupakan salah satu wilayah terindah di Indonesia.

 

Dalam hal ini, Kapolri menekankan bahwa, kegiatan ASEAN
Ministerial Meeting On Transnational Crime (AMMTC) ke-17 di Labuan Bajo, Nusa
Tenggara Timur (NTT), akan menghasilkan deklarasi bersejarah.

Kapolri
menjelaskan, salah satu faktor bersejarah lantaran deklarasi antar-negara ASEAN
akan dilaksanakan di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi unggulan
di Indonesia. Serta sekaligus mempromosikan wilayah ini ke kancah
internasional.

“Saya kira di kerja sama yang akan kita rumuskan nanti
tentunya akan menjadi deklarasi yang bersejarah khususnya karena kita buat di
Labuan Bajo salah satu tempat yang saat ini menjadi wisata super
prioritas,” jelas Kapolri.

Disisi lain, Kapolri
menyatakan, event internasional ini masih dalam rangka menindaklanjuti semangat
dari KTT ASEAN yang beberapa waktu lalu dideklarasikan dan juga dilaksanakan di
Labuan Bajo.

“Bapak Presiden sebagai keketuaan dan kebetulan di AMMTC
ini Polri juga mendapatkan keketuaan yang sama dan ini 10 tahun sekali untuk
mendapatkan keketuaan,” ujar Kapolri.

Lebih dalam, Kapolri
menyatakan, dengan adanya AMMTC ini juga diharapkan mampu memperkuat kerja sama
transnational crime antar-negara ASEAN. Khususnya kasus yang menjadi perhatian
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Beberapa waktu yang lalu Pak Presiden menyampaikan
masalah TPPO dan itu sudah kita tindaklanjuti dengan melakukan berbagai macam
kegiatan penegakan hukum dan sampai hari ini terus berlangsung yang sampai hari
ini sudah berjumlah hampir 900 tersangka yang kita amankan,” papar Kapolri.