“Polres jika butuh, Polda bantu personil, demikian pula Polsek butuh, Polres bantu jika ada potensi konflik, sering ada demo dan semacamnya,” ujarnya, dilansir dari RRI, Senin .
Kabid humas berharap masyarakat tidak ragu untuk melaporkan jika ada kegiatan yang merugikan warga umum.
“Euforia hal biasa dalam dinamika pemilu asalkan jangan berlebihan dengan konvoi pakai knalpot bising, berbuat keributan, hingga mengganggu Kamtibmas tentu akan kami tindak. Termasuk warga ayo laporkan jika euforia berlebihan sudah mengganggu ketenteraman,” tegasnya.
Oleh sebab itu melihat pelaksanaan Pemilu-Pemilu sebelumnya, Polda Sulut menilai warga semakin dewasa dan mengutamakan adanya Pemilu damai.