Irjen. Pol. Drs. Paulus Waterpauw menyebut pembuatan minuman lokal sejenis sopi dan lainnya yang sering dikonsumsi masyarakat sangat membahayakan kesehatan, karena tidak diketahui kadar alkohol dan etanolnya. Hal inilah yang membahayakan kesehatan rata-rata, etanolnya itu di atas 45 persen.
“ Kita akan fokus membersihkan ini, saya sebagai Kapolda akan memerintahkan Kapolres Mimika dan beberapa Kapolres lainnya untuk menambah kewaspadaan dan temuan – temuan dan penyelidikan untuk mengetahui dimana tempat pembuatan minuman lokal,” jelas Kapolda usai memimpin Penggrebekan pembuatan minuman lokal jenis sopi di Mapurujaya Distrik Mimika Timur, Minggu (21/06/20).
Kapolda juga meminta kerjasama lintas sektor dalam memerangi penyakit masyarakat ini khususnya di Kabupaten Mimika. Hal ini penting agar terjadi komitmen diantara para warga dan Kepala kampung dalam memerangi penyakit masyarakat, terlebih khusus perihal milo
“Saya sudah undang dua Kepala Kampung, dari Hiripau dan juga Kaugapu agar usai ini mereka bisa bicarakan untuk membuat komitmen bersama di antara warga,” terang mantan Kapolda Papua Barat itu.
Selain itu Kapolda akan berkoordinasi dengan Bupati Mimika agar dapat mengambil sikap dan meneruskan perkara ini kepada pemerintahan yang berada di tingkat Distrik dan Kampung.
“Nanti saya lapor Pak Bupati juga. Agar Pak Bupati juga melihat Kampung-Kampung seperti ini. Dan instruksikan ke distrik-distrik agar nanti sampai ke Kepala Kampung. Bagaimana sikap pemerintahan di sini. Harus ada,” tegas Jenderal Bintang Dua itu.
Kapolda menambahkan, bukan hanya milo tetapi semua jenis penyakit masyarakat seperti Judi Togel, Narkoba juga harus menjadi komitmen seluruh jajaran Kepolisian termasuk Polres Mimika dengan melibatkan Tokoh – Tokoh Masyarakat serta Instansi Pemerintah dalam hal ini Bupati.
“Saya pikir harus dikumpulkan semua masyarakat untuk membuat komitmen. Barang siapa yang membuat seperti ini, yang menghancurkan generasi muda, maka harus ada Sanksi Sosial, yang tegas. Entah denda atau kalau perlu dikeluarkan dari Kampung, diasingkan. Itu perlu dibuat. Kalau semua bisa dilaksanakan, saya pikir itu bisa membuat efek jera,” tegas Mantan Kapolda Sumut itu.
(ng//.