Bid TIK Polda Kepri. – Jakarta. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Dr. Drs. H. M. Fadil Imran, M.Si., dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., mengunjungi gedung Balaikota DKI Jakarta.
Keduanya diketahui menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Gubernur DKI Jakarta, H. Anies Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D., soal persiapan pengamanan arus balik Lebaran Idulfitri 2021.
Hal tersebut dikonfirmasi Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Drs. Yusri Yunus. “Iya (Kapolda-Pangdam rapat dengan Gubernur DKI),” ujar Kabidhumas, Jumat (14/5/2021).
Hingga saat ini rapat masih berlangsung dan bersifat tertutup.
Sebelumnya, rakor antara Kapolda dan Pangdam Jaya juga sudah dilakukan membahas hal yang sama. Rapat koordinasi juga diikuti oleh jajaran Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.
“Kami, Kapolda kemudian Pangdam Jaya, Pangkoar 1, Pangkoops 1 jajaran TNI-Polri melaksanakan rakor awal untuk antisipasi arus balik,” ujar Kapolda.
Kapolda mengatakan, diperkirakan 1,6 juta orang akan kembali ke Jakarta usai lebaran Idulfitri. “Jumlah pemudik yang melalui darat, melalui kereta dan udara sebelum larangan mudik berlaku artinya sebelum tanggal 6 Mei dan masyarakat yang tetap nekat mudik di saat larangan mudik seperti yang diketahui di Kedungwaringin dan jalan tol, diperkirakan masyarakat keluar sekitar 1.2 juta,” jelas Kapolda.
Dalam rapat tersebut, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya merumuskan strategi pengamanan arus balik dan mengantisipasi adanya kerumunan. “Kita sepakati seperti melaksanakan kolaborasi dengan BNPB dan pemda Jakarta untuk perkuat bandara, stasiun, pelabuhan, dan rest area yang dijadikan sarana dan prasarana untuk kembali setelah pelaksanaan mudik,” tambah Kapolda.
Selain itu, pihaknya bersama Kodam Jaya juga akan menyiapkan swab antigen serta memberdayakan basis komunitas. “Pangdam punya Babinsa, Bintara Maritim dan Pangops Bintara Dirgantara yang punya tugas pembinaan kepada masyarakat dalam rangka memutus mata rantai Covid-19. Polri punya Babinkamtibmas,” pungkas Kapolda.
“Kami sepakat mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dengan meningkatkan 3T, testing tracing treatment di kampung tangguh dan PPKM mikro. Nanti akan dilaksanakan swab antigen di basis komunitas tersebut,” tutup Kapolda.