Gunung Ili Lewotok Meletus, Status Ditetapkan Waspada

gunung ili lewotok meletus status ditetapkan waspada 57949

Bid TIK Polda Kepri – Lembata. Gunung Ile Lewotolok di
Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali erupsi, sejak pukul 05.19
WITA, Selasa (9/5/23).

Kepala Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok, Stanislaus Ara
Kian menjelaskan, dari pengamatan di Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Ile
Lewotolok, gunung setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut (mdpl) terekam di
seismograf dengan amplitudo maksimum 33,1 mm dan durasi 38 detik.

“Tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 500 meter dari
puncak. Kurang lebih 1.923 meter di atas permukaan laut,” jelasnya,
dilansir dari rri.go.id.

 

Stanislaus menambahkan, berdasarkan pengamatan, kolom abu
nampak berwarna kelabu, dengan intensitas tebal ke arah tenggara.  Saat ini Gunung Ili Lewotolok ditetapkan pada
Level II atau Waspada. Masyarakat dan pengunjung pun dilarang melakukan
aktivitas sepanjang radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung.

“Masyarakat Desa Lamawolo, Desa Lamatokan dan Desa
Jontona diminta selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran
lava dan awan panas dari bagian timur puncak/ kawah Gunung Ili Lewotolok,”
ungkapnya.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengenakan masker, agar
terhindar dari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan Iainnya.
Selain itu, penduduk sekitar lembah atau aliran sungai-sungai yang berhulu di
puncak Gunung Ili Lewotolok juga diminta selalu waspada.

“Kewaspadaan sangat dibutuhkan karena ada ancaman bahaya
lahar yang dapat terjadi, terutama di saat hujan,” tutupnya.