Jalannya kegiatan dalam rangkaian Vaksinasi Merdeka tersebut dipantau langsung oleh Kapolda Sulut Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M., bersama Wakapolda Brigjen. Pol. Jhonny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., Kepala Jasa Raharja Cabang Sulut Pahlevi Barnawi Syarif, para Pejabat Utama Polda Sulut, dan Kapolresta Manado.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda meninjau langsung setiap tahapan vaksinasi. Mulai dari pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, penyuntikan vaksin, dan observasi, juga berdialog dengan para peserta dan vaksinator.
Kapolda Sulut, mengatakan bahwa perkembangan penyebaran Covid-19 di Sulut saat ini masih cukup tinggi tetapi cenderung melandai dan menurun. Oleh karna itu perlu ada kerjasama antara instansi TNI, Polri, Pemerintah serta stakeholders terkait lainnya untuk menangani pandemi Covid-19. Ini tanggungjawab bersama, bukan salah satu pihak saja.
“Ada tiga kunci untuk menekan laju penyebaran virus corona. Yang pertama, adalah kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan 5M. Yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. Kunci ke dua yaitu 3T (Testing, Tracing, dan Treatment). Dalam hal Tracing, jelas Kapolda, Polda Sulut dan jajaran sudah memiliki Tim Tracer yang ditugaskan di lapangan untuk melacak masyarakat yang melakukan kontak erat dengan orang yang terpapar Covid-19. Sedangkan kunci ke tiga adalah percepatan vaksinasi, yang oleh Polda Sulut dan jajaran dilakukan hampir tiap hari,” tambah Kapolda Sulut.
“Untuk vaksinasi di Sulut, Kapolda menjelaskan bahwa tahap pertama sudah mencapai 37 persen, sedangkan tahap kedua 15 persen. Kedepan, Polda Sulut Forkopimda Sulut akan terus berusaha bersama-sama dengan instansi terkait untuk menggencarkan vaksinasi. Karena vaksinasi ini cukup efektif demi mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok serta akan melakukan operasi yustisi dan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat, termasuk pelaksanaan PPKM. Dalam kegiatan Vaksinasi Merdeka ini telah menyiapkan vaksin AstraZeneca sebanyak 200 dosis, dan vaksin Sinovac sebanyak 100 dosis,” tegas Kapolda Sulut.