Tim SAR Ditpolairud Polda Jateng mengevakuasi masyarakat, mahasiswa, dosen dan tenaga kesehatan beserta logistik yang terdampak banjir di Unissula dan RSI Sultan Agung dengan kedalaman air kisaran 1,30 Meter.
“Saya memerintahkan Tim SAR Ditpolairud Polda Jateng , untuk bergerak menuju beberapa titik banjir di wilayah Kota Semarang, dari hari Sabtu-Minggu (6-7/2/2021) di Stasiun Tawang, Bandarharjo, Betok, seputar Kota Lama, kampus USM, Unissula dan RSI Sultan Agung,” terang Dirpolairud Polda Jateng, Kombes Pol. Raden Setijo Nugroho.
Kombes Pol. Raden Setijo Nugroho mengatakan tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur Kota Semarang dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir, bersamaan dengan air laut pasang mengakibatkan banjir di Kota Semarang. Sehingga banyak masyarakat terdampak.
“Selain itu, kami mengimbauan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah, dan selalu waspada dengan curah hujan yang tinggi ,” tutup Dirpolairud Polda Jateng.
(ym//)