Ditlantas Polda Papua Barat Sasar 7 Pelanggaran Dalam Operasi Zebra Mansinam 2023

ditlantas polda papua barat sasar 7 pelanggaran dalam operasi zebra mansinam 2023 63163

Bid TIK Polda Kepri – Manokwari. Kepolisian Daerah
(Polda) Papua Barat melaksanakan Operasi Zebra Mansinam 2023 selama 14 hari
(4-17 September) dengan menyasar tujuh pelanggaran prioritas yang terjadi di
wilayah setempat.

Dalam keterangannya, Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat,
Irjen. Pol. Drs. Daniel Tahi Monang Silitonga, S.H., mengatakan pelanggaran
prioritas operasi yang dimaksud adalah pengemudi kendaraan bermotor yang
menggunakan ponsel, pengendara di bawah umur, serta pengendara tidak menggunakan
helm standar SNI dan sabuk pengaman.

Kemudian pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu
orang, pengendara kendaraan yang mengonsumsi minuman beralkohol, pengendara
melawan arus, dan laju kendaraan melebihi batas kecepatan.

“Selain itu operasi juga menyasar pengendara yang
membawa senjata tajam,” ujar Irjen. Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga,
dilansir dari Antaranews, Senin (4/9/23).

Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan operasi tersebut guna
meningkatkan kesadaran masyarakat agar mengikuti semua aturan lalu lintas.

 

Upaya itu membutuhkan sinergi kolaborasi lintas elemen
seperti pemerintah daerah, TNI, Jasa Raharja, lembaga pendidikan, dan
masyarakat terutama para orang tua. “Selama ini masyarakat bisa tertib
hanya karena takut dengan petugas, makanya perlu ada paksaan sedikit,”
jelasnya.

Menurut Irjen. Pol. Daniel Tahi Monang, sejak Januari hingga
Juli 2023 jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang meninggal dunia ada 45
orang, dan korban menderita luka berat 195 orang. Rata-rata korban kecelakaan
merupakan remaja berusia produktif yang tidak mengikuti aturan lalu lintas
ketika berkendara di jalan raya.

Ia menekankan personel yang terlibat Operasi Zebra Mansinam
2023 wajib mengedepankan tindakan preventif, edukatif, persuasif, dan humanis
yang didukung dengan penegakan hukum elektronik atau teguran simpatik.

Mantan Dirtipideksus Bareskrim Polri ini juga mengingatkan
personel TNI/Polri harus menjadi teladan bagi seluruh masyarakat pengguna jalan
raya, sehingga budaya tertib berlalu lintas dapat diwujudkan.

Sementara itu, Dirlantas Polda Papua Barat, Kombes. Pol.
Raydian Kokrosono, S.I.K., menerangkan jumlah personel gabungan yang terlibat
dalam pelaksanaan Operasi Zebra Mansinam lebih kurang 200 orang.

Ia menyebutkan bahwa dalam operasi tersebut, kepolisian
tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas melainkan
pembinaan dan edukasi tentang keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran
berlalu lintas (kamseltibcar).