Adapun jumlah personel yang diperisiapkan sebanyak 300 personel yang tediri dari 150 personil untuk pengawalan, dan 150 personil untuk pengamanan rute. Selain itu, Ditlantas Polda Metro Jaya turut menurunkan 32 mobil pengawalan dan 60 motor pengawalan.
Sementara itu, Ditlantas Polda Metro Jaya menyebut, rekayasa lalu lintas bersifat situasional terutama di ruas jalan yang dilewati tamu negara mulai dari Bandara Soetta sampai ke lokasi konferensi di Gedung Sekertariat ASEAN.
“Jadi total 300 personel yang dilibatkan dalam kegiatan KTT tingkat ASEAN. Ada penutupan maupun pengalihan arus disesuaikan dengan kondisi di lapangan, khususnya saat tamu negara melintas. Titik-titik penutupan saat tamu negara lintas,” jelas Ditlantas Polda Metro Jaya.
Ditlantas Polda Metro Jaya menerangkan, Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN yang di hadiri oleh 10 Kepala Negara atau setingkat Kepala Negara ASEAN. Adapun Kepala Negara atau Setingkat Kepala Negara yang hadir dari Negara Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura , Thailand dan Vietnam. Ditlantas Polda Metro Jaya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat seadainya arus lalu lintas menjadi terganggu.
“Permohonan maaf kepada masyarakat apabila perjalanan agak sedikit terganggu pada hari jumat dan sabtu saat kegiatan KTT ASEAN dilaksanakan,” pungkas Ditlantas Polda Metro Jaya.