Deteksi Dini Ancaman Teroris Jelang Natal dan Tahun Baru

deteksi dini ancaman teroris jelang natal dan tahun baru 52662

Bid TIK Polda Kepri – Kapolri Jenderal Polisi Drs.
Listyo Sigit Prabowo, M.Si., mengakui bahwa ancaman terorisme masih menjadi
ancaman serius yang perlu serius ditangani. Aksi bom bunuh diri di Polsek
Astana Anyar di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, adalah bukti bahwa ancaman teror
bisa terjadi di mana saja dan kapan saja.

 

Menurut  Dr. Rahmat
Edi Irawan., S.Pd., M.IKom  Beberapa
langkah yang perlu dilakukan untuk pencegahan dini ancaman teroris adalah
dengan memantau seluruh daerah yang selama ini memiliki atau akrab dengan
jaringan teroris di Indonesia. Selain itu, pada pusat-pusat keramaian
masyarakat, Polri juga akan terus melakukan sterilisasi, untuk memastikan aman
dan clearnya kawasan tersebut dari ancaman teroris.

 Baca Juga : 

Bahkan, di banyak tempat ibadah, Polri akan memasang alat
X-ray untuk memastikan tidak ada bom atau benda-benda berbahaya di tas-tas
pengunjung rumah ibadah. Guna memastikan keamanan rumah-rumah ibadah di malam
Natal dan juga Tahun Baru, Polri sudah berkoordinasi dengan organisasi
masyarakat, yang akan membantu mereka, seperti Banser NU atau ormas lainnya.

 

Bahkan, TNI juga sudah memastikan akan mensupport Polri,
agar ancaman teroris selama Natal dan Tahun Baru mendatang, dapat diantisipasi,
dapat dicegah dan dapat dilumpuhkan. Hal tersebut seperti disampaikan Panglima
TNI yang baru, Laksamana TNI H. Yudo Margono, S.E., M.M., C.S.F.A., yang ikut
serta dalam Apel Gelar  Pasukan Terpusat,
Operasi Lilin, Kamis 22 Desember di Lapangan Monas Jakarta.

 

Tentu kita bangga, dua institusi negara kita akan saling
bahu membahu untuk menghadapi ancaman teroris selama Natal dan Tahun Baru
mendatang. Langkah itu sekaligus menunjukkan soliditas mereka untuk
mempertahankan NKRI tercinta ini. Jadi, dengan duet pengamanan yang mereka
lakukan, rasanya kita yakin Natal dan Tahun Baru kali ini akan kita rayakan
dengan aman, nyaman dan khidmat.