Cara Mengatasi PC Tidak Bisa Masuk Windows

Bid TIK Polda Kepri

Cara mengatasi PC tidak bisa masuk Windows? Waduh, panik banget kan? Rasanya kayak lagi ditinggal pacar, tiba-tiba komputer kesayangan menolak untuk diajak ngobrol. Tenang, jangan langsung nangis bombay! Masalah ini ternyata lebih sering terjadi daripada yang kamu kira, dan banyak solusinya.

Dari masalah boot yang error sampai password yang lupa, kita akan bahas tuntas cara mengembalikan komputermu ke kondisi prima. Siap-siap menyelami dunia troubleshooting dan jadi ahli komputer dadakan!

Artikel ini akan memandu kamu melewati berbagai kemungkinan penyebab PC kamu gagal masuk ke Windows, mulai dari masalah hardware yang bikin kepala pusing sampai masalah software yang bikin geregetan. Kita akan uraikan langkah-langkah praktis, lengkap dengan tabel dan panduan yang mudah dipahami, bahkan untuk kamu yang masih awam di dunia teknologi.

Jadi, siapkan kopi dan camilan, mari kita selami dunia troubleshooting!

Masalah Umum PC Tidak Bisa Masuk Windows

Waduh, PC-mu tiba-tiba nggak mau masuk Windows? Rasanya kayak lagi di-PHP-in, ya? Tenang, Sob! Masalah ini lebih umum daripada yang kamu kira. Dari yang cuma masalah sepele sampe yang bikin kamu harus siap-siap ngeluarin duit ekstra buat servis, penyebabnya beragam.

Yuk, kita bongkar satu per satu!

Ngomongin PC yang nggak mau masuk Windows, ini bisa jadi gara-gara beberapa hal. Mulai dari masalah software yang simpel, sampe hardware yang bermasalah. Bayangin aja, kamu udah semangat mau kerja atau main game, eh malah disambut layar biru atau cuma muncul logo Windows terus.

Kesel banget, kan? Makanya, penting banget buat tau penyebabnya biar bisa cepet-cepet diatasi.

Penyebab Umum PC Tidak Bisa Masuk Windows

Ada banyak faktor yang bisa bikin PC kamu ogah-ogahan masuk ke sistem operasi Windows. Bisa dari yang sepele kayak masalah driver, sampe yang agak serius kayak kerusakan hard drive. Supaya lebih jelas, kita liat tabel di bawah ini.

Masalah Kemungkinan Penyebab Gejala Solusi Awal
PC tidak bisa booting Kerusakan hard drive, masalah BIOS, infeksi virus, konfigurasi boot yang salah Layar hitam, muncul pesan error, PC hanya menampilkan logo Windows terus-menerus Coba booting dari media instalasi Windows atau cek pengaturan BIOS
Layar Biru Kematian (BSOD) Driver yang bermasalah, kerusakan hardware, konflik software, masalah sistem operasi Layar biru dengan kode error Restart PC, coba jalankan System Restore, periksa update driver
PC membeku atau hang Overheating, RAM yang bermasalah, konflik software, virus PC berhenti merespon, aplikasi tiba-tiba menutup Matikan paksa PC, periksa suhu CPU dan kipas, jalankan antivirus
Password Windows lupa Lupa password yang digunakan Tidak bisa login ke Windows Coba reset password melalui fitur bawaan Windows atau menggunakan tools khusus (hati-hati dengan tools tidak resmi!)

Tabel di atas cuma gambaran umum, ya. Penyebab dan solusinya bisa lebih kompleks tergantung kasusnya. Tapi, setidaknya ini bisa jadi panduan awal buat kamu.

Langkah-langkah Troubleshooting Dasar

Sebelum panik dan langsung bawa ke tukang servis, coba beberapa langkah troubleshooting dasar ini dulu. Mungkin masalahnya cuma sepele dan bisa kamu atasi sendiri.

  1. Restart PC. Langkah paling sederhana, tapi seringkali efektif.
  2. Cek koneksi kabel power dan pastikan semua perangkat terhubung dengan benar.
  3. Coba booting dari safe mode. Ini akan menjalankan Windows dengan driver minimal, sehingga bisa membantu mengidentifikasi masalah.
  4. Jalankan System Restore untuk mengembalikan sistem ke titik waktu sebelumnya sebelum masalah terjadi.
  5. Jalankan pemindaian antivirus dan anti-malware.

Memeriksa Koneksi Perangkat Keras

Kalau langkah-langkah di atas nggak berhasil, mungkin masalahnya ada di hardware. Periksa koneksi RAM dan hard drive dengan teliti. Pastikan RAM terpasang dengan benar di slotnya dan hard drive terhubung dengan baik ke motherboard. Untuk memeriksa ini, kamu perlu membuka casing PC-mu.

Ingat, matikan dulu PC dan cabut kabel power sebelum membuka casing!

Saat memeriksa RAM, perhatikan apakah ada pin yang bengkok atau kotor. Bersihkan dengan lembut jika perlu. Untuk hard drive, pastikan kabel datanya terpasang dengan kuat. Kalau kamu nggak yakin, lebih baik minta bantuan teknisi.

Mengatasi Masalah Boot

PC nggak mau masuk Windows? Tenang, it’s not the end of the world! Masalah boot sering terjadi, dan biasanya bisa diatasi. Kita akan bahas beberapa langkah praktis untuk mengembalikan PC kamu ke kondisi prima. Bayangkan PC kamu seperti mobil yang mogok; butuh sedikit perawatan agar kembali melaju kencang.

Perbaikan masalah boot ini biasanya melibatkan beberapa metode, mulai dari yang paling sederhana hingga yang sedikit lebih teknis. Jangan khawatir, kita akan memandu kamu langkah demi langkah, jadi tetap santai ya!

Perbaikan Startup Otomatis Windows

Windows punya fitur perbaikan startup otomatis yang akan mencoba memperbaiki masalah boot secara otomatis. Fitur ini biasanya aktif secara default dan akan berjalan saat Windows mendeteksi masalah. Namun, jika fitur ini tidak berhasil, kita bisa coba langkah-langkah manual lainnya.

  • Biarkan PC mencoba perbaikan otomatis beberapa kali. Kadang masalahnya sederhana dan bisa teratasi sendiri.
  • Pastikan semua kabel terhubung dengan benar, termasuk kabel daya dan data.
  • Jika ada perangkat eksternal yang terhubung (seperti printer atau hard drive eksternal), coba cabut sementara untuk melihat apakah itu penyebab masalah.

Menggunakan Opsi Advanced Startup Options

Opsi Advanced Startup Options adalah menu yang berisi berbagai alat untuk mengatasi masalah boot Windows. Akses menu ini biasanya dilakukan dengan menekan tombol tertentu saat PC mulai menyala (biasanya F8, F12, atau Shift+F8, tergantung merek dan model PC). Cobalah beberapa tombol tersebut secara bergantian.

  1. Restart PC kamu.
  2. Tekan tombol yang tepat (F8, F12, atau Shift+F8) berulang kali saat logo produsen muncul.
  3. Pilih “Troubleshoot” lalu pilih opsi perbaikan yang sesuai, seperti Startup Repair atau System Restore.

Melakukan System Restore

System Restore adalah fitur yang memungkinkan kamu mengembalikan PC ke titik pemulihan sebelumnya, sebelum masalah boot terjadi. Ini seperti “undo” untuk sistem operasi kamu.

  1. Akses Advanced Startup Options (seperti dijelaskan di atas).
  2. Pilih “Troubleshoot” kemudian “Advanced options”.
  3. Pilih “System Restore”.
  4. Ikuti petunjuk di layar untuk memilih titik pemulihan yang sesuai.

Menggunakan Startup Repair

Startup Repair adalah alat yang mencoba memperbaiki masalah yang mencegah Windows berjalan dengan benar. Alat ini akan mencoba mendeteksi dan memperbaiki masalah pada file sistem Windows.

  1. Akses Advanced Startup Options.
  2. Pilih “Troubleshoot” kemudian “Advanced options”.
  3. Pilih “Startup Repair”.
  4. Ikuti petunjuk di layar.

Buat backupdata secara berkala. Ini adalah langkah pencegahan yang sangat penting. Bayangkan kehilangan semua foto, dokumen, dan file penting kamu karena masalah boot. Backupadalah jaring pengaman yang akan menyelamatkan kamu dari bencana data! Gunakan external hard drive, cloud storage, atau metode backuplainnya.

Mengatasi Masalah Akun dan Password

Nah, setelah berjuang melawan bluescreen dan error macam-macam, eh ternyata masalahnya cuma sepele: akun dan password. Tenang, guys, masalah lupa password atau akun bermasalah itu umum banget kok. Kali ini Hipwee bakal kasih solusi jitu biar kamu bisa kembali berselancar di dunia digital tanpa hambatan.

Siap-siap, ya!

Masalah akun dan password di Windows bisa macam-macam, mulai dari lupa password, akun terkunci, sampai masalah sinkronisasi dengan Microsoft Account. Untungnya, Windows menyediakan beberapa cara untuk mengatasi masalah ini, mulai dari yang paling mudah sampai yang sedikit lebih rumit.

Yuk, kita bahas satu per satu!

Lupa Password

Lupa password? Jangan panik dulu! Ini masalah klasik yang sering dialami banyak orang. Untungnya, Windows menyediakan beberapa opsi untuk mengatasi ini. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu coba:

  1. Gunakan fitur “Reset Password” bawaan Windows:Jika kamu masih ingat sedikit informasi akun, seperti email atau pertanyaan keamanan, kamu bisa menggunakan fitur ini untuk mereset password. Biasanya, kamu akan diarahkan ke halaman reset password yang akan mengirimkan kode verifikasi ke email atau nomor telepon yang terdaftar.
  2. Buat akun pengguna baru:Jika cara pertama gagal, kamu bisa membuat akun pengguna baru. Setelah masuk dengan akun baru, kamu bisa mencoba mengakses dan mengubah password akun lama melalui pengaturan pengguna.
  3. Minta bantuan administrator:Jika kamu menggunakan PC bersama orang lain, mintalah bantuan administrator atau pengguna dengan hak akses administrator untuk mereset password akunmu.

Membuat Akun Pengguna Baru

Membuat akun pengguna baru adalah solusi alternatif jika kamu benar-benar sudah kehabisan akal menghadapi password yang hilang. Dengan akun baru, kamu setidaknya bisa mengakses PC dan mencoba beberapa solusi lain untuk memperbaiki akun lama.

  1. Buka menu Settings(cari di Start Menu).
  2. Pilih Accounts.
  3. Klik Family & other users.
  4. Klik Add someone else to this PC.
  5. Ikuti instruksi di layar untuk membuat akun baru. Kamu bisa memilih akun lokal (tanpa koneksi Microsoft Account) atau akun Microsoft.

Mereset Password Menggunakan Fitur Bawaan Windows

Fitur reset password bawaan Windows cukup mudah digunakan. Namun, keberhasilannya tergantung pada informasi akun yang kamu ingat. Semakin banyak informasi yang kamu ingat, semakin besar kemungkinan kamu bisa mereset password dengan sukses. Prosesnya biasanya melibatkan verifikasi identitas melalui email atau nomor telepon yang terhubung ke akun.

Bayangkan, kamu seperti sedang menjalani proses verifikasi identitas di bank, hanya saja kali ini verifikasinya dilakukan melalui sistem operasi Windows. Prosesnya akan meminta beberapa informasi untuk memastikan kamu adalah pemilik akun yang sah.

Mengganti Password Akun Terhubung ke Microsoft Account

Jika akun Windows kamu terhubung ke Microsoft Account, mengganti password jauh lebih mudah. Kamu bisa melakukannya langsung dari situs web Microsoft atau melalui aplikasi Microsoft lainnya di perangkat lain. Prosesnya biasanya melibatkan verifikasi identitas melalui email atau nomor telepon yang terhubung ke akun Microsoft.

Proses ini mirip seperti mengganti password email, di mana kamu akan diminta untuk memasukkan password lama dan kemudian membuat password baru yang lebih kuat dan aman. Jangan lupa untuk mencatat password baru kamu di tempat yang aman!

Permasalahan Driver dan Software

PC tiba-tiba nggak mau masuk Windows? Jangan panik dulu, Sob! Salah satu biang keroknya bisa jadi masalah driver dan software. Driver yang bermasalah atau usang bisa bikin sistem operasi kamu ngambek dan menolak untuk dijalankan. Bayangin aja, kayak mobil tanpa ban, mau jalan ke mana coba?

Nah, driver ini ibarat bannya Windows, penting banget buat kelancaran operasionalnya.

Makanya, kita perlu cek kesehatan driver-driver ini. Ada beberapa driver yang sering jadi ‘penjahat’ dan menyebabkan masalah. Untungnya, ada cara mudah untuk mengatasi ini, kok!

Cara Memperbarui Driver yang Usang atau Rusak

Driver yang usang atau rusak bisa bikin sistem operasi kamu error dan gagal booting. Untungnya, memperbarui driver itu nggak sesulit membongkar mesin PC. Ada beberapa langkah mudah yang bisa kamu ikuti. Pertama, kita perlu identifikasi driver mana yang bermasalah.

Lalu, kita cari driver terbaru yang kompatibel dengan sistem operasi Windows kamu. Setelah itu, instal driver baru tersebut, dan taraaa… masalah selesai!

  • Identifikasi Driver Bermasalah:Gunakan Device Manager (cari di search bar Windows) untuk melihat daftar perangkat keras dan drivernya. Perhatikan tanda seru kuning atau tanda tanya di samping nama perangkat, itu indikasi ada masalah.
  • Cari Driver Terbaru:Kunjungi situs web produsen perangkat keras (misalnya, NVIDIA untuk kartu grafis, Intel untuk chipset) untuk mengunduh driver terbaru yang kompatibel dengan versi Windows kamu. Pastikan kamu download driver yang tepat, ya! Salah download bisa tambah ribet.
  • Instal Driver Baru:Setelah diunduh, jalankan file installer driver tersebut dan ikuti petunjuk di layar. Biasanya prosesnya cukup straightforward.
  • Restart PC:Setelah instalasi selesai, restart PC kamu agar perubahan diterapkan.

Contoh Driver yang Sering Menimbulkan Masalah

Beberapa driver yang sering bikin masalah dan menyebabkan PC nggak bisa masuk Windows antara lain driver display adapter (kartu grafis), driver network adapter (kartu jaringan), dan driver USB. Driver-driver ini cukup krusial, sehingga jika bermasalah, dampaknya bisa terasa banget.

Misalnya, driver display adapter yang bermasalah bisa menyebabkan layar hitam atau tampilan yang kacau saat booting. Sementara driver network adapter yang bermasalah bisa menghambat koneksi internet, sehingga update driver pun jadi sulit dilakukan.

Uninstall dan Install Ulang Driver

Jika memperbarui driver nggak berhasil, langkah selanjutnya adalah uninstall dan install ulang. Langkah ini lebih ‘agresif’, tapi terkadang perlu dilakukan untuk memastikan driver benar-benar bersih dari error.

  1. Buka Device Manager:Sama seperti langkah sebelumnya.
  2. Temukan Driver yang Bermasalah:Cari driver yang ingin di-uninstall.
  3. Uninstall Driver:Klik kanan pada driver tersebut, lalu pilih “Uninstall device”. Centang opsi “Delete the driver software for this device” jika tersedia untuk memastikan penghapusan yang bersih.
  4. Restart PC:Restart PC kamu.
  5. Install Ulang Driver:Setelah restart, Windows biasanya akan otomatis menginstal ulang driver. Jika tidak, kamu perlu mengunduh dan menginstalnya secara manual seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Penting banget untuk menggunakan driver yang sesuai dengan versi Windows yang terpasang. Menggunakan driver yang salah bisa menyebabkan konflik dan membuat sistem operasi nggak stabil, bahkan bisa bikin PC nggak bisa booting sama sekali. Jadi, pastikan kamu selalu download driver dari sumber yang terpercaya dan sesuai dengan spesifikasi hardware dan sistem operasi kamu.

Permasalahan Hardware

PC nggak mau masuk Windows? Jangan langsung panik! Bisa jadi masalahnya bukan cuma software, tapi juga hardware. Kadang, komponen fisik PC-mu yang berulah. Nah, ini saatnya kita detektif dadakan untuk mengungkap misteri di balik layar biru (atau bahkan layar hitam!) itu.

Kita akan cari tahu bagaimana mengidentifikasi, memeriksa, dan mengatasi masalah hardware yang bikin PC-mu ngambek.

Mencari tahu penyebabnya memang butuh kesabaran, tapi tenang aja, dengan langkah-langkah yang tepat, kamu bisa menemukan solusi dan kembali berselancar di dunia digital.

Identifikasi Masalah Hardware

Masalah hardware bisa beragam, mulai dari yang terlihat kasat mata sampai yang butuh alat khusus untuk mendeteksinya. Periksa secara visual dulu, siapa tahu ada kabel yang lepas, komponen yang gosong, atau sesuatu yang nggak beres.

Pemeriksaan Visual Kerusakan Hardware

Sebelum masuk ke tahap yang lebih rumit, lakukan pemeriksaan visual menyeluruh. Perhatikan setiap komponen, mulai dari RAM, kartu grafis, hard drive, sampai power supply. Cari tanda-tanda kerusakan fisik seperti komponen yang bengkok, terbakar, atau ada jejak cairan.

Pastikan semua kabel terhubung dengan baik dan kencang. Perhatikan juga apakah ada komponen yang tampak longgar atau berdebu secara berlebihan.

Contoh Kerusakan Hardware dan Solusinya, Cara mengatasi pc tidak bisa masuk windows

Beberapa kerusakan hardware cukup umum terjadi. Misalnya, RAM yang rusak bisa menyebabkan PC gagal booting, hard drive yang bermasalah bisa membuat Windows nggak bisa diakses, dan power supply yang mati bisa membuat PC sama sekali nggak mau menyala.

Untuk mengatasi ini, kamu mungkin perlu mengganti komponen yang rusak. Jangan coba-coba memperbaiki sendiri jika kamu nggak paham, lebih baik bawa ke teknisi komputer yang berpengalaman.

Tabel Diagnosa Kerusakan Hardware

Komponen Hardware Gejala Kerusakan Cara Mendeteksi Kerusakan Solusi
RAM PC gagal booting, layar biru, aplikasi tiba-tiba menutup Jalankan program diagnosa RAM (seperti Memtest86+), periksa secara visual ada kerusakan fisik atau tidak Ganti RAM dengan yang baru
Hard Drive PC lama booting, error saat loading Windows, suara berisik dari hard drive Gunakan program diagnosa hard drive (seperti CrystalDiskInfo), periksa SMART data, dengarkan suara dari hard drive Backup data, ganti hard drive dengan yang baru
Power Supply PC tidak menyala sama sekali Periksa kabel daya, periksa kipas power supply apakah berputar, ukur tegangan output power supply (jika memiliki alat ukur) Ganti power supply dengan yang baru
Kartu Grafis Layar hitam, artefak grafis, PC tiba-tiba restart Periksa secara visual ada kerusakan fisik atau tidak, coba gunakan monitor lain Ganti kartu grafis dengan yang baru

Tes Memori RAM dan Hard Drive

Untuk mendiagnosis masalah RAM, kamu bisa menggunakan software diagnosa memori seperti Memtest86+. Software ini akan melakukan tes menyeluruh pada RAM kamu dan mendeteksi adanya error. Sementara untuk hard drive, kamu bisa menggunakan program seperti CrystalDiskInfo untuk memeriksa SMART data (Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology).

SMART data memberikan informasi kesehatan hard drive, termasuk jumlah bad sector dan suhu operasional. Jika ditemukan masalah, segera backup data penting kamu dan pertimbangkan untuk mengganti hard drive.

Pencegahan Masalah di Masa Mendatang: Cara Mengatasi Pc Tidak Bisa Masuk Windows

Duh, ngeri juga kan kalau PC tiba-tiba nggak bisa masuk Windows? Rasanya kayak kehilangan akses ke seluruh dunia digital kita. Makanya, mencegah masalah ini lebih baik daripada mengobatinya. Bayangkan aja, kerjaan menumpuk, deadline mepet, eh PC malah berulah! Nah, ini dia beberapa langkah jitu yang bisa kamu lakukan untuk mencegah drama PC nggak mau hidup itu terulang.

Intinya, perawatan rutin dan kebiasaan digital yang sehat adalah kunci utama. Dengan sedikit usaha, kamu bisa menjaga PC tetap prima dan terhindar dari berbagai masalah, termasuk yang bikin kamu frustasi saat nggak bisa masuk Windows.

Pentingnya Update Sistem Operasi

Mikirnya sih sepele, tapi update Windows itu penting banget, lho! Microsoft nggak asal-asalan ngeluarin update. Di dalamnya, terkandung perbaikan bug, peningkatan keamanan, dan fitur-fitur baru yang bisa bikin PC kamu makin ngebut. Bayangkan aja, sistem operasi kamu kayak mobil yang perlu servis rutin.

Kalau nggak di-update, risiko error dan kerentanan keamanan akan semakin besar, dan ini bisa jadi penyebab PC kamu susah masuk Windows.

Jadi, biasakan diri untuk selalu mengaktifkan fitur otomatis update. Atau, minimal, cek secara berkala apakah ada update terbaru yang perlu diinstal. Jangan sampai kamu kecolongan, ya!

Praktik Terbaik Perawatan Komputer

  • Bersihkan secara berkala:Debu adalah musuh utama PC. Bersihkan kipas, ventilasi, dan komponen internal lainnya secara rutin. Kamu bisa menggunakan kuas kecil atau kompresor udara. Jangan lupa matikan PC terlebih dahulu sebelum membersihkannya!
  • Hindari penggunaan aplikasi ilegal:Aplikasi bajakan atau crack seringkali mengandung malware yang bisa merusak sistem operasi. Lebih baik gunakan aplikasi yang resmi dan terverifikasi.
  • Jangan sembarangan colok-colok flashdisk:Flashdisk yang terinfeksi virus bisa dengan mudah menyebarkan malware ke PC kamu. Pastikan flashdisk yang kamu gunakan terbebas dari virus.
  • Buat backup data secara teratur:Ini penting banget! Bayangkan kalau semua data hilang gara-gara PC bermasalah. Buatlah backup data secara rutin ke hard drive eksternal, cloud storage, atau media penyimpanan lainnya.
  • Matikan PC dengan benar:Jangan asal cabut kabel power! Selalu matikan PC melalui menu Start, agar sistem operasi bisa menutup semua proses dengan benar.

Melindungi Data Penting

Data pentingmu, seperti dokumen, foto, dan video, harus dilindungi dengan baik. Jangan sampai hilang gara-gara PC bermasalah. Selain rutin backup, kamu juga bisa menggunakan password yang kuat dan unik untuk akun-akun penting. Aktifkan juga fitur enkripsi data jika tersedia.

Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Kehilangan data bisa lebih menyakitkan daripada PC yang error.

Rekomendasi Software Antivirus

Beberapa software antivirus terpercaya yang bisa kamu gunakan antara lain adalah Windows Defender (sudah terintegrasi di Windows), Avast, AVG, Bitdefender, dan Norton. Pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Yang penting, pastikan antivirus selalu aktif dan di-update secara berkala.

Kesimpulan

Nah, sekarang kamu udah punya senjata rahasia untuk melawan masalah PC yang susah masuk Windows. Ingat, kunci utama adalah kesabaran dan langkah-langkah sistematis. Jangan langsung panik dan coba satu per satu solusi yang sudah dijelaskan. Dengan sedikit ketekunan, kamu pasti bisa menaklukkan masalah ini dan kembali menikmati aktivitas di depan layar komputer kesayangan.

Selamat mencoba dan semoga berhasil! Dan jangan lupa, selalu backup data pentingmu ya!

FAQ dan Solusi

Apa yang harus dilakukan jika layar hanya menampilkan logo Windows lalu mati?

Coba periksa koneksi kabel power dan pastikan tidak ada kerusakan hardware. Jika masih bermasalah, coba jalankan startup repair dari Advanced Startup Options.

Bagaimana jika PC saya mengeluarkan bunyi bip berulang saat dinyalakan?

Bunyi bip biasanya menandakan masalah hardware, seperti RAM atau motherboard. Konsultasikan dengan teknisi komputer.

Apakah ada cara untuk mengembalikan sistem ke titik pemulihan sebelumnya tanpa menggunakan System Restore?

Tidak ada cara lain yang seefektif System Restore untuk mengembalikan sistem ke titik pemulihan sebelumnya. Namun, jika System Restore tidak berfungsi, kamu mungkin perlu menginstal ulang Windows.

Bagaimana cara mencegah masalah ini terjadi di masa depan?

Selalu update Windows, lakukan scan antivirus secara berkala, dan rutin bersihkan debu di dalam komputer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *