BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Bilas Polusi Udara pada 19-21 Agustus

bnpb lakukan modifikasi cuaca untuk bilas polusi udara pada 19 21 agustus 62578

Bid TIK Polda Kepri – Jakarta. Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupayakan teknologi modifikasi cuaca (TMC)
selama tiga hari untuk membilas polusi udara.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB
Abdul Muhari TMC dilakukan di selama tiga hari pada 19-21 Agustus 2023.

“Ada fase tertentu di mana minimal konsentrasi awan itu
30 persen, cukup untuk membuat hujan buatan. BNPB bersama BMKG, BRIN, dan
TNI-Polri, kita sudah mulai melakukan TMC,” ujar Abdul, Selasa (22/8/23).

Pelaksanaan TMC untuk membilas polusi udara tidak hanya di
Kota Jakarta, namun juga Bandung, Semarang dan beberapa kota lainnya. BNPB mengharapkan
dalam 2-3 hari ke depan terdapat awan yang memungkinkan untuk prosedur
tersebut.

 

Abdul menjelaskan bahwa kadar polusi saat ini lebih kurang
sama saat musim hujan yang lalu terjadi. Terlebih saat pandemi COVID-19
dinyatakan selesai.

Namun di awal tahun tidak terlalu terasa polusinya, sebab
terbilas oleh hujan. Frekuensi hujan membuat partikel debu dan polutan selalu
terbilas.

Sehingga TMC dilakukan sebagai langkah penanganan dalam fase
kedaruratan. Namun Abdul memastikan ada kebijakan jangka panjang yang akan
dilaksanakan untuk menangani buruknya kualitas udara.

“Saat ini kita fokus dulu untuk penanganan jangka
pendek yang bisa kita lakukan. Sehingga paling tidak sampai kemarau ini, ya
kalaupun tidak kan tiap hari minimalnya 2-3 kali seminggu hujannya bisa turun
untuk kembali nge-flushing (membilas),” jelas Abdul.