BNPB: Bantuan Indonesia untuk Korban Badai Daniel Telah Sampai di Libya

bnpb bantuan indonesia untuk korban badai daniel telah sampai di libya 64296 1

Bid TIK Polda Kepri

– Jakarta. Kepala Pusat Data,
Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) Abdul Muhari mengonfirmasi bantuan kemanusiaan Pemerintah Indonesia
untuk penanganan pasca kejadian Badai Daniel, telah tiba di Bandara
Internasional Benina, Benghazi, Libya.

“Awalnya bantuan ini direncanakan untuk dapat
diturunkan di Tripoli yang berada di Libya Barat. Namun dengan berbagai aspek
pertimbangan, maka pesawat kemudian diarahkan ke Benghazi, wilayah Libya
Timur,” ujar Abdul melalui siaran pers, Selasa .

Bantuan dengan total 46 ton senilai Rp13,9 miliar tersebut
diberangkatkan bersama rombongan yang terdiri dari Sekretaris Utama BNPB,
Rustian, Anggota DPR RI Obon Tabroni termasuk delegasi lain dari Kemlu, Kemkes
dan BPKP.

Bantuan meliputi tenda pengungsi 5 set, tenda keluarga 100
set, genset 2kVA 20 unit, velbed 1.000 unit, kasir lipat 500 buah, peralatan
kebersihan 1.500 pak, pakaian anak 5.000 potong, pakaian dewasa 2.500 potong,
pakaian dalam 2.000 potong, perkakas tukang 100 kit, kain kafan 1.000 lembar,
kantong jenazah 1.000 lembar, lampu solar 30 unit, rendang kemasan 5.000 paket,
susu protein 5.000 paket dan makanan siap saji 5.000 paket.

Kemudian untuk bantuan peralatan kesehatan meliputi alat
kesehatan darurat 6 buah, perlengkapan higienis balita 65 paket, perlengkapan
higienis ibu hamil 39 paket, perlengkapan higienis bayi 42 paket, disinfektan
60 paket, alat penyemprot disinfektan 15 unit, alat penyuling dan penjernih air
4 unit, MP ASI 1 ton dan PMT ibu hamil 1 ton.

Di sana perwakilan Red Crescent Libya atau Palang Merah
Libya telah menanti, termasuk KBRI, KJRI dan tim aju BNPB yang lebih dulu
datang untuk mengurus segala persyaratan dan memastikan proses pengiriman
bantuan dapat berjalan sesuai harapan. Sekretaris Utama BNPB Rustian dan
Anggota DPR RI disambut hangat setelah mendarat bersama bantuan tersebut.

“Upacara sakral serah terima barang bantuan itu
dilaksanakan sesaat setelah rombongan menginjakkan kaki di Libya. Usai serah
terima dilaksanakan, Sekretaris Utama BNPB menandatangani dokumen bersama
Sekjen Red Crescent wilayah Benghazi, Libya, Omer Ali Budabous di gedung VIP
Bandara Benina,” ujar Abdul.