Bentuk Desa Siaga di Sukabumi, BNPT Tingkatkan Daya Tangkal Masyarakat

bentuk desa siaga di sukabumi bnpt tingkatkan daya tangkal masyarakat 63547

Bid TIK Polda Kepri

– Jakarta. Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI meningkatkan penguatan daya tangkal
masyarakat Desa Siap Siaga terhadap ideologi radikalisme di Desa Kebonpedes,
Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pada kesempatan itu, BNPT mengupayakan penguatan daya
tangkal dengan meningkatkan kewaspadaan masyarakat desa setempat terhadap
proses rekrutmen dan pendanaan kelompok terorisme dan radikalisme.

“Dalam melihat tindak pidana terorisme dan kelompok
radikal kita harus pahami dan mewaspadai juga proses perekrutan dan pendanaan
kelompok radikal,” ujar Kepala Subdirektorat Kesiapsiagaan dan
Pengendalian Krisis BNPT Kolonel Inf. Indra Gunawan, Rabu .

Sementara itu, mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII)
Leny Dessy Siregar mengatakan rekrutmen kelompok radikal biasanya menggunakan
metode menafsirkan ayat kitab suci yang telah disesuaikan dengan tujuan
terselubung mereka.

“Mereka menafsirkan isi kitab suci sesuai dengan versi
mereka,” ungkap Leny di acara yang sama.

Mantan anggota NII lainnya, Andri Susanto, menambahkan bahwa
kelompok radikal biasanya mulai menciptakan narasi yang membenturkan ideologi
antara negara dan agama. “Lama kelamaan mereka mulai menciptakan narasi
seperti Pancasila itu thaghut dan sebagainya,” tuturnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Kebonpedes Dadan Apriandani
berharap warga desa dapat siap siaga demi keamanan dan ketertiban desa setempat
dari ancaman radikalisme dan terorisme.

“Mudah-mudahan desa kita diberi keberkahan dan
keamanan. Desa kita menjadi proyek percontohan Desa Siap Siaga, kita harus siap
siaga dari paparan ideologi kekerasan yang mencoba memecah belah bangsa,”
ucapnya.

Desa Siap Siaga merupakan program BNPT RI untuk menciptakan
desa yang toleran dan mampu mencegah masuknya ideologi radikalisme,
ekstremisme, dan terorisme.

Desa Kebonpedes merupakan salah satu dari lima desa di lima
provinsi berbeda, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat
(NTB), dan Lampung yang menjadi proyek percontohan program Desa Siap Siaga
tersebut.

Pada Juli 2023, BNPT secara resmi mengukuhkan Desa Pelaminan
di Banten sebagai Desa Siap Siaga. Masyarakat Desa Pelamunan sudah
dikategorikan tanggap dan siap dalam menghadapi ancaman ideologi radikal
terorisme.