Jika kamu pernah membuat atau mengutak-atik sebuah halaman web, pasti sudah tidak asing lagi dengan HTML. Yap, HTML (HyperText Markup Language) adalah fondasi utama dari semua halaman web yang ada di internet.
Tapi, tahukah kamu bahwa HTML sudah ada sejak lebih dari 30 tahun lalu? Perjalanannya panjang, dari sekadar bahasa markup sederhana hingga menjadi standar yang canggih seperti sekarang ini.
Nah, di artikel ini, kita akan mengupas tuntas bagaimana evolusi HTML, mulai dari versi pertama HTML 1.0 hingga HTML5, yang kita gunakan saat ini. Siap? Yuk, kita mulai!
HTML 1.0 (1991-1993) – Awal Mula Revolusi Web
Semuanya berawal dari seorang ilmuwan asal Inggris bernama Tim Berners-Lee. Pada tahun 1991, ia menciptakan HTML sebagai bagian dari proyek World Wide Web (WWW) di CERN. Tujuannya sederhana: membuat sistem berbasis dokumen yang bisa saling terhubung melalui hyperlink.
Ciri khas HTML 1.0:
- Sangat sederhana, hanya mendukung teks dan link.
- Tidak ada warna, tidak ada gambar, tidak ada desain keren.
- Dokumen hanya bisa ditampilkan dengan format dasar tanpa banyak gaya.
- Semua elemen HTML menggunakan format tag yang harus ditulis secara manual.
Pada 1993, HTML mulai mendapatkan perhatian lebih luas dengan hadirnya Mosaic, browser pertama yang bisa menampilkan gambar dalam halaman web. Ini membuka pintu bagi inovasi selanjutnya.
HTML 2.0 (1995) – Mulai Serius!
HTML 2.0 dirilis pada tahun 1995 dan menjadi standar resmi pertama yang ditetapkan oleh IETF (Internet Engineering Task Force). Versi ini membawa banyak fitur baru yang lebih kompleks dibanding pendahulunya.
Apa yang baru?
- Forms (
<form>): Bisa membuat input teks, tombol submit, dan lain-lain.
- Tabel (
<table>): Mulai bisa menyusun data dalam bentuk tabel.
- Gambar (
<img>): Bisa menampilkan gambar dalam halaman web.
- Support untuk script eksternal: Meskipun masih terbatas, ini membuka jalan untuk penggunaan JavaScript.
HTML 2.0 merupakan lompatan besar yang membuat web menjadi lebih interaktif dan menarik.
HTML 3.2 (1997) – Masuk Zaman Keemasan Web
Pada 1997, W3C (World Wide Web Consortium) mengambil alih pengembangan HTML dan merilis HTML 3.2. Ini adalah masa di mana internet mulai berkembang pesat.
Fitur baru di HTML 3.2:
- CSS (Cascading Style Sheets) mulai diperkenalkan (meskipun belum luas penggunaannya).
- Tabel lebih fleksibel untuk layout.
- JavaScript mulai didukung secara resmi.
- Font bisa diatur dengan
<font>
(sebelum CSS menjadi standar).
Pada era ini, desain web mulai berkembang dan semakin menarik. Namun, masih banyak keterbatasan dalam hal layout dan styling.
HTML 4.01 (1999) – Standar Web yang Kuat
Versi HTML 4.01 dirilis pada 1999 dan bertahan cukup lama sebagai standar utama. Versi ini membawa peningkatan besar, terutama dalam hal struktur dan aksesibilitas web.
Apa saja perubahannya?
- Mendukung CSS sepenuhnya untuk pemisahan antara konten dan desain.
- Lebih fleksibel dalam formulir web (
<input> lebih bervariasi).
- Aksesibilitas lebih diperhatikan dengan tag seperti
<label>
. - Support untuk XML dengan XHTML (HTML yang lebih ketat dalam penulisan kode).
Namun, HTML 4.01 juga memiliki kekurangan, terutama karena kompleksitasnya yang meningkat, serta belum adanya fitur yang mendukung multimedia secara optimal.
HTML5 (2014 – Sekarang) – Masa Depan Web
Setelah lebih dari satu dekade, akhirnya pada 2014 W3C merilis HTML5, yang menjadi standar modern hingga saat ini. HTML5 dirancang untuk memenuhi kebutuhan web yang semakin canggih, terutama dalam mendukung multimedia, responsivitas, dan performa.
Fitur utama HTML5:
- Tag baru untuk struktur semantik seperti
<header>
,<footer>
,<article>
,<section>
. - Mendukung video dan audio secara langsung dengan
<video>
dan<audio>
tanpa memerlukan plugin tambahan (seperti Flash). - Canvas API (
<canvas>) untuk menggambar grafik dan animasi langsung di browser.
- Local Storage dan Session Storage, alternatif dari cookies untuk menyimpan data di browser.
- WebSockets dan Web Workers untuk komunikasi real-time dan multitasking.
- Mendukung mobile-friendly dan responsivitas dengan meta viewport.
Dengan HTML5, pengalaman browsing menjadi jauh lebih cepat, interaktif, dan ramah bagi pengembang serta pengguna
Kesimpulan: HTML, Dari Masa ke Masa
HTML telah berkembang dari bahasa markup sederhana menjadi platform yang kaya fitur untuk membangun aplikasi web yang kompleks. Dengan HTML5, dunia web menjadi lebih dinamis, cepat, dan mendukung berbagai perangkat modern.
Singkatnya, perjalanan HTML bisa dirangkum dalam tabel berikut:
Versi HTML | Tahun Rilis | Fitur Utama |
---|---|---|
HTML 1.0 | 1991 | Hyperlink dan teks sederhana |
HTML 2.0 | 1995 | Forms, tabel, gambar |
HTML 3.2 | 1997 | CSS awal, JavaScript, kontrol lebih fleksibel |
HTML 4.01 | 1999 | CSS penuh, XML/XHTML support, lebih aksesibel |
HTML5 | 2014 | Video/audio, canvas, local storage, web app |
Jadi, sekarang kamu tahu bagaimana HTML berkembang dan bagaimana perannya dalam dunia web saat ini.
Semoga artikel ini bermanfaat! Jangan lupa untuk terus belajar dan bereksperimen dengan HTML agar semakin mahir. 🚀